Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) bakal berjuang di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Meski sulit, namun adanya Anas Urbaningrum, partai baru tersebut bisa saja mengirimkan wakilnya ke Senayan.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) periode 2023-2028 Anas Urbaningrum mengaku optimistis partai-nya bisa "pecah telur" meloloskan calon anggota legislatif (caleg) PKN ke Senayan pada edisi perdananya mengikuti pemilihan umum (pemilu).
"Harus semua partai, termasuk PKN, pasti harus berpikir berjuang keras untuk pada kesempatan pertama ini bisa pecah telur, bisa lolos threshold di Senayan," kata Anas dikutip dari ANTARA pada Sabtu (15/7/2023).
Anas mengaku target tersebut merupakan hal yang berat bagi pihaknya. Akan tetapi, ia yakin target tersebut bisa dicapai oleh PKN dengan strategi yang tepat dan benar.
"Itu angka yang berat, saya harus katakan itu angka yang berat, tetapi angka yang berat itu bukan berarti tidak bisa dipikul tidak bisa diangkat, tidak bisa untuk dicapai, angka itu angka yang dengan strategi yang tepat dan benar, insya Allah kami yakin bisa tembus," ucapnya.
Ia menyebut PKN akan mempersiapkan strategi politik dan caleg dengan matang, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Menurutnya, dengan cara itu PKN akan menghasilkan anggota parlemen di semua level.
"Dengan caleg-caleg yang cukup baik dalam kuantitas maupun kualitas dan strategi pemenangan yang baik, kami yakin akan menghasilkan anggota anggota parlemen di semua level," ucap dia.
Lebih lanjut, dalam pidato perdananya sebagai Ketum PKN, Anas mengatakan bahwa kader PKN memiliki optimisme kolektif. Ia menyebut optimisme tersebut menjadi kekuatan partai untuk mencetak sejarah pada Pemilu 2024.
"PKN tahun depan, pasca-pemungutan suara, insya Allah, 14 Februari 2024, akan tercatat dalam sejarah republik ini bahwa partai yang paling baru, yang paling muda usianya, tetapi punya prestasi yang tidak kalah dengan partai-partai yang lebih senior," katanya.
Baca Juga: Puji Kualitas Stadion Manahan, Pelatih Borneo FC: Bisa Jadi Acuan Stadion di Indonesia
Anas Urbaningrum resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Ketum PKN dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) PKN yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (14/7) malam.
"Musyawarah luar biasa telah memilih dan menetapkan saudara Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara periode 2023-2028," kata pimpinan sidang pleno Munaslub PKN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia