Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menegaskan tidak ada pemain titipan dalam pembentukan tim nasional Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023.
Hal ini diungkapkan oleh orang nomor satu di PSSI itu ketika meninjau salah satu tempat seleksi pemain untuk Piala Dunia U-17 di Jakarta yang bertempat di Persija Training Ground, Depok, Jawa Barat, Sabtu.
“Pokoknya yang datang akan kami seleksi. Kami tidak mau juga terkesan eksklusivitas dan tidak ada pemain titipan, dan ini memang seleksi benar-benar, karena ketika kita ikut kejuaraan U-17 bukan main-main,” kata Erick menegaskan.
Bentuk keseriusan tersebut terlihat hasilnya seperti yang dicapai ketika timnas U-22 Indonesia meraih medali emas dari ajang SEA Games 2023 di Kamboja.
“Kami harus memberikan tim terbaik dan Bapak Presiden bilang kalau bisa naik, naik, naik, dan juara. Kan kembali saya bilang, SEA Games itu bisa juara karena pemainnya mau juara. Kami sebagai faktor pendukung harus memberikan persiapan maksimal,” ucap pria berusia 53 tahun itu.
Persiapan pembentukan timnas menuju Piala Dunia U-17 pada 10 November hingga 2 Desember itu hingga kini telah dilakukan, melalui seleksi dari enam kota yaitu Bandung, Palembang, Bali, Tangerang, Jakarta, dan Samarinda.
Dari enam dari total 12 kota yang akan mengadakan seleksi itu sementara didapat 17 nama pemain yang terpilih. Seluruh pemain itu akan bergabung bersama puluhan nama lainnya dalam tim utama timnas U-17 yang sedang menggelar training center di Jakarta sampai 28 Agustus.
“Kami ingin akar rumput itu benar-benar tumbuh dari akar bawah. Sehingga kami bisa mendapatkan pemain yang terbaik,” ujar Erick.
Setelah itu, timnas yang dipimpin pelatih Bima Sakti tersebut akan melakoni dua pertandingan uji coba melawan Barcelona Juvenil A, bagian tim akademi Barcelona yaitu La Masia, dan timnas Korea Selatan U-17.
Baca Juga: Ejek Timnas Indonesia U-17 Dilatih Bima Sakti, Media Vietnam: Padahal Ada Shin Tae-yong
Tuntas menjalani dua laga uji coba yang rencananya digelar Agustus itu, tim yang disebut Erick dengan nama Garuda United tersebut akan terbang ke Jerman kurang lebih September hingga Oktober untuk menjalani pemusatan latihan dengan serangkaian pertandingan uji coba.
“Apakah tadi dengan uji coba dengan tim-tim bagus, ataupun training center di luar negeri, dan tentu ada di Indonesia. Ini sebenarnya bagian dari adaptasi saja dan kami coba lah. Memang berat, tapi kalau ringan-ringan ya buat apa, kami mau cari kerja yang berat,” tutup Erick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Infinix XPAD 20 Pro: Tablet Rp 2 Jutaan Rasa Laptop Mini, Nyaman untuk Kerja dan Hiburan
-
Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat
-
Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api
-
Belajar Memaknai Kamis Putih lewat Lagu Membasuh dari Hindia
-
Google Maps Punya Fitur Baru, Bawa Mobil Listrik Jauh Makin Tenang
-
5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa WhatsApp Call, Harga Ramah di Kantong Mulai Rp100 Ribuan
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel
-
Siapa Cen Sui Lan? Bupati Natuna yang Kekayaannya Melesat dari Rp1 M Jadi Rp293 M dalam Setahun