Nama Ferdian Paleka sempat viral beberapa tahun lalu karena aksinya dengan membuat konten prank sembako sampah. Dia kini harus kembali masuk bui atas kasus judi online.
YouTuber asal Bandung tersebut ditangkap Polda Jawa Barat karena mempromposikan judi online. Ferdinan Paleka diamankan pada akhir Mei 2023.
Dia terlibat mempromosikan dua situs judi online, yakni paradewa89 dan boz388. Kedua situs menyediakan banyak jenis permainan judi, seperti sport, poker, casino, togel, slot, dan fishing.
Pria 24 tahun tersebut diketahui mampu meraup keuntungan mencapai Rp 570 juta dari promosi situs judi online tersebut.
"Saudara F ini mendapat keuntungan dari paradewaa89 ini Rp 30 juta. Sedangkan dari akun bos388, tersangka mendapat keuntungan Rp 570 juta," kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Jawa Barat dalam video yang diunggah TvOneNews, Kamis (27/7/2023).
Diketahui, Ferdinan telah dua bulan mempromosikan situs judi online tersebut.
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku lainnya, termasuk yang memberi pekerjaan kepada Ferdinan Paleka.
Kasus yang menimpa Ferdinan Paleka bukan pertama kali ini. Pada Mei 2020, dia sempat diamankan kepolisian usai dilaporkan atas konten sembako sampah.
Sebulan setelahnya, Ferdinan Paleka dibebaskan oleh Polda Jawa Barat. Dia sempat meminta maaf terkait kasusnya saat itu.
Baca Juga: Puan Akan Dorong Isu Kesetaraan Gender di Sidang Parlemen AIPA
Namun, Ferdinan Paleka justru kembali membuat kontroversi dengan mengungkapkan bahwa permintaan maaf yang diucapkan adalah kebohongan.
"Saya pribadi minta maaf atas kelakuan saya yang itu., tapi bohong. Yaa (dengan wajah mengejek),” ucapnya dalam akun Twitter @twitkabarjabar tiga tahun lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'