Seperti kehilangan seorang sahabat seperjuangan, Anies Baswedan mengenang sosok Nirwan Ahmad Arsuka yang meninggal dunia hari ini.
Anies mengunggah foto dirinya dan Nirwan di Instagram pribadinya, potret tersebut terlihat saat keduanya terlibat dalam demo menolak pembredelan Tempo, Detik dan editor tahun 1994 di Bulaksumur UGM.
Sebagai sesama alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Anies mengenal baik sosok Nirwan Arsuka, di matanya Nirwan aktivis literasi. Pasalnya Nirwan merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Nuklir, namun buku-bukunya filsafat, budaya, sosiologi dan karya tulisannya ada di mana-mana.
“Nirwan Arsuka. Pemikir dan aktivis asal Makassar ini kuliah di jurusan Teknik Nuklir UGM. Jurusannya Nuklir, tapi buku-bukunya filsafat, budaya, sosiologi, dll. Tulisannya menyebar di mana-mana. Ia 3-4 tahun lebih senior di kampus, tapi tidak mau dipanggil mas atau bang. “Kau panggil aku Nirwan, gitu saja,” katanya.” tulis Anies.
Tidak hanya itu, Anies juga kerap mengenang momen kebersamaanya dengan Nirwan. Anies mengaku kerap kali mampir di kos Nirwan yang ada di Blimbingsari.
Di kosannya itu, Anies kerap kali melakukan diskusi dan mengenalkan anies soal konsep-konsep pembangunan, termasuk soal Maldevelopment karya Samir Amin.
Anies masih ingat pesan Nirwan padanya yang masih diingatnya hingga saat ini,” Nies, kau baca buku ini. Kau mesti paham, mahal ongkosnya buat kita kalau pembangunan itu cuma soal fisik dan salah arah,” tulis pesan Nirwan oleh Anies.
Saat menerima kabar Nirwan meninggal dunia, Anies mengatakan dirinya tidak lagi di Jakarta, dirinya turut mendoakan sahabatnya husnul khatimah.
“Pagi ini dapat kabar bahwa Nirwan wafat. Kabar yang amat mengejutkan. Kabar itu tiba saat kami sedang tidak di Jakarta. Dari jauh kami mendoakan, aktivis yang menghibahkan waktunya utk gerakan literasi ini, Insya Allah, husnul khatimah. Al-faatihah.” tutup Anies.
Baca Juga: Jangan Dilewatkan, Inilah 8 Manfaat Tempe Semangit yang Jarang Terpikirkan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
5 Rekomendasi Gamis Jodha Akbar Beragam Motif: Bunga sampai Batik
-
Membunuh Literasi, Membunuh Demokrasi: Saat Akses Bacaan Dicekik Negara
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Tren Parfum Makin Naik, Wangi Kini Bisa Dimulai dari Merawat Pakaian
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026 Yamaha Siapkan Bengkel Jaga Kawal Pemudik
-
Kapan Zakat Mal Wajib Dibayarkan? Ini Ketentuannya
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Siswa di Bawah Umur di Riau Dilarang Bawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM