Krisdayanti atau KD akhirnya buka suara mengenai penampilannya saat berkunjung ke Masjid Tiban di Malang yang menuai kontroversi.
Dia mengungkapkan, kunjungan tersebut terkait dengan kegiatan di daerah pemilihan (dapil). Krisdayanti atau KD merupakan anggota DPR RI asal dapil Malang Raya.
"Nggak apa-apa. Ini salah satu kegiatan kita kalau di Dapil. Kalau lagi turun, berbaur dengan masyarakat," ujar Krisdayanti saat hadir menjadi bintang tamu di acara FYP Trans7 dikutip dari matamata.com.
KD punya alasan tidak memakai hijab saat berkunjung ke masjid yang ada di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang tersebut.
Penyanyi yang juga politikus PDIP itu mengungkapkan bahwa Masjid Tiban tidak hanya digunakan sebagai rumah ibadah umat Islam, melainkan juga tempat wisata.
Menurutnya, banyak juga non-muslim yang datang ke masjid tersebut untuk berwisata. Sehingga memang tidak diharuskan untuk memakai kerudung.
"Tidak diharuskan pakai kerudung," tegasnya.
Ibunda Aurel tersebut menjelaskan, banyak tempat ibadah di Malang. Terpenting dari itu ialah fungsi dan tujuan dari rumah ibadah tersebut.
"Di Malang itu memang banyak (rumah ibadah). Belok kanan kiri ada langgar, ada mushala. Seperti biasa saja orang masuk masjid," katanya.
Pihaknya mengaku terus berusaha untuk menjalankan ibadah dengan baik saat berkunjung ke masjid.
Sebelumnya, warganet mengkritik kunjungan KD ke Masjid Tiban. Menurutnya netizen, pakaian yang dikenakan Krisdayanti kurang tepat untuk digunakan di tempat ibadah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara