Laga uji coba antara Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17 akan bergulir di Stadion Candrabhaga, Bekasi, Rabu (30/8/2023) menjadi kesempatan pelatih Bima Sakti menunjukkan taji kepada publik.
Bima Sakti mengharapkan kemenangan skuad Garuda Asia saat melakoni laga uji coba itu. Namun ada rencana besar dari pelatih 47 tahun tersebut di balik pertandingan yang bergulir pukul 19.00 WIB.
"Pertandingan nanti kita tidak hanya ingin menang, tapi melihat juga apa yang pemain bisa lakukan setelah kita latih selama ini," ungkap Bima Sakti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (30/8/2023).
Lebih lanjut, Bima Sakti menggunakan kesempatan ini untuk menerjunkan seluruh pemain yang dibawa. Hingga kini skuad Garuda Asia berjumlah 31 pemain.
"Karena kan yang paling terpenting adalah di Piala Dunia U-17 itu, karena saya tidak mau pembelajaran kami di Kualifikasi Piala Asia U-17 (menjadi sia-sia). Kita lihat sendiri, enggak ada Iqbal (Gwijangge), langsung kacau tim," terang Bima.
Ia juga akan meramu dengan formasi berbeda pada babak kedua ketika menghadapi Korea Selatan.
"Kemungkinan juga akan mencoba pemain berbeda di babak kedua, nanti akan kami coba semuanya," tambah Bima.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-17 ikut andil dalam turnamen Piala Dunia U-17 yang digelar 10 November - 2 Desember 2023.
Sebagai tuan rumah, Indonesia berhak mendapat tiket masuk untuk bertarung di turnamen bergengsi ini setelah Peru memilih mengundurkan diri dari gelaran Piala Dunia kelompok usia ini.
Baca Juga: Gagal Bermain di Piala Dunia U-20, Performa Hokky Caraka Semakin Menggila di PSS Sleman
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantah Bahas RUU Pemilu! Gerindra Ungkap Isi Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Prabowo
-
Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful
-
HUAWEI Pura90s Series 5G Hadir Usung 200MP Zoom Maxing, AI, & True Color Maxing
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK