/
Jum'at, 01 September 2023 | 06:50 WIB
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll menjawab pertanyaan para pewarta pada konferensi pers pra pertandingan Liga 1 melawan Persita Tangerang, di Sky Hotel Tangerang Selatan, Banten, Jumat (21/7/2023). ([ANTARA])

Penampilan Persija Jakarta masih dianggap belum meyakinkan pada musim kompetisi Liga 1 2023/2024. Kekuatan di berbagai lini pun diragukan untuk bisa meraih gelar juara pada musim ini.  

Diketahui, agustus menjadi periode yang tidak menyenangkan bagi Persija Jakarta. Lima pertandingan dilalui dengan catatan minor, selalu kebobolan.

Satu-satunya kemenangan yang bisa diraih, yaitu vs PSS Sleman (4/8), gawang Macan Kemayoran pun ternoda satu gol (3-1). Selanjutnya, Persija imbang 1-1 dengan Borneo FC Samarinda (9/8), kalah 0-2 dari Madura United (13/8), seri 2-2 dengan Arema FC (20/8), dan kalah 0-2 dari Dewa United (25/8). Total, delapan dari 11 gol bersarang ke gawang Persija dari lima laga terakhir.

Pelatih Thomas Doll sangat paham bahwa rapor itu adalah tren negatif yang harus segera diputus. Ia ingin saat tim besutannya menghadapi Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9), pukul 15.00 WIB, sistem pertahanan Tim Ibu Kota harus lebih kuat.

Thomas Doll mengatakan bahwa pertahanan Macan Kemayoran wajib memiliki konsentrasi yang lebih lama. Menurutnya, Persija belum mampu berkonsentrasi selama 90 menit dalam menjaga kesucian gawangnya.

“Kami memerlukan pertahanan dengan konsentrasi selama 90 menit lebih. Bukan 60 atau 75 menit. Itu perubahan utama yang diperlukan tim,” ujar Thomas Doll dikutip dari situs PT LIB pada Jumat (1/9/2023).

Sementara itu, barisan pertahanan Persija yang kerap berubah-ubah selama periode Agustus disinyalir membuat Ondrej Kudela cs. tidak bisa menunjukkan pertahanan terbaiknya. 

Selain harus kehilangan Muhammad Ferarri selama tujuh laga karena mengikuti pendidikan kepolisian, Persija kehilangan Hansamu Yama selama empat laga karena cedera lutut.

Walaupun Hansamu sudah ikut ke dalam skuat pada laga tandang melawan Dewa United, Thomas Doll merasa dirinya masih butuh waktu lagi agar bisa kembali ke performa maksimal.

Baca Juga: Manchester City Fenomenal, Pep Guardiola Tak Terbendung Jadi Pelatih Terbaik Eropa

“Hansamu (Yama) sempat mengalami cedera. Dia perlu waktu untuk pemulihan dan baru ikut sesi latihan beberapa kali,” kata Thomas Doll.

Pelatih yang dulunya bermain untuk Eintracht Frankfurt itu menilai bahwa selama Hansamu cedera, bek muda Akbar Arjunsyah memanfaatkan kesempatannya dengan baik untuk mendapatkan waktu bermain.

“Akbar (Arjunsyah) yang selalu ikut berlatih dengan kami. Dia berusaha keras setiap latihan. Selain itu, kondisi Akbar selalu dalam kondisi yang fit,” ucap pelatih asal Jerman itu.

Load More