Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendadak meminta maaf kepada masyarakat Solo yang hadir pada acara salawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Masjid Al-Ihsan kawasan Joglo, Surakarta.
Permintaan maaf Gibran tersebut terkait dengan adanya pembangunan Eleveted Rail Palang, Joglo, Surakarta. Pasalnya, putra Presiden RI itu menyadari bahwa warganya acap kali mengeluh karena macet.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terutama untuk Mbak Lepo, warga sekitar, warga Joglo, warga Mojosongo, pasti tiap hari mengeluh macet, karena sedan gada pembangunan Eleveted Rail Palang Joglo,” ujar Gibran.
Gibran mengatakan, kemacetan yang terjadi akibat pembangunan tersebut akan berlangsung hingga tahun depan.
“Saya minta maaf ya bapak ibu semua ya, macetnya sampai tahun depan. Tapi setelah semuanya selesai, setelah railnya ada di atas, setelah nanti underpass-nya jadi, saya yakin nanti simpang Joglo itu nanti bebas macet,” ungkap Gibran.
“Pokoknya kita usahakan proyeknya tidak molor, biar bapak ibu semua kalau berangkat kerja, berangkat sekolah tidak macet, sekali lagi saya mohon maaf,” imbuhnya.
Menurutnya, Eleveted Rail Palang Joglo tersebut harus segera dibangun lantaran tingkat kemacetan yang semakin tinggi. Hal itu diperparah dengan meningkatnya para pendatang di Solo setiap tahunnya.
“Tapi kalau Palang Joglo ini kalau nggak digarap sekarang nanti tingkat kemacetannya semakin bertambah lagi, karena Solo ini tambah ramai,” pungkasnya.
Baca Juga: Irwansyah Dilarikan ke Rumah Sakit, Alami Patah Tulang karena Jatuh saat Berkuda
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Chivu Tertawakan Gampangnya Inter Milan Bobol Gawang Sassuolo, Sindir Jay Idzes?
-
Rahasia Gelap Italia di Final Piala Dunia 1994, Ada Dua Pemain Ngumpet Saat Adu Penalti
-
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat
-
Tragedi Pilu di Parungpanjang, Siswa SDN Cibunar 04 Meninggal Tertabrak Kereta Sepulang Sekolah
-
Rapim TNI-Polri, Prabowo Tekankan Pengabdian untuk Rakyat
-
Apakah Libur 45 Hari di Bulan Puasa Benar? Cek Jadwal Libur Ramadhan 2026
-
5 Poin Penting Kasus Ngeri Warga Tangerang Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dan Wajah Dilakban
-
Gelar Seleksi Pemain, Maestro Solo Bakal Ikuti Pro Futsal League 2 2026
-
Update Pencalonan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, Ternyata Ada Tantangan Berat