Jeda kompetisi saat FIFA Matchday dimanfaatkan dengan baik oleh PSIS Semarang. Bahkan, laskar mahesa jenar mulai meramu formasi baru untuk mengarungi laga-laga berikutnya.
Diketahui, PSIS saat melawan Selangor FC pada Minggu, 10 September 2023 lalu punya formasi yang berbeda. Selain menurunkan beberapa pemain lapis kedua, PSIS Semarang juga menjajal formasi lain.
Formasi lain PSIS Semarang itu terlihat pada Taisei Marukawa yang diposisikan di belakang Carlos Fortes atau posisi nomor 10 yang biasa ditempati oleh Septian David.
Pelatih PSIS Gilbert Agius membenarkan eksperimen Taisei Marukawa saat lawan Selangor FC.
Kata Agius, memang saat lawan Selangor jadi momen yang pas baginya untuk mencoba berbagai opsi strategi.
"Saat lawan Selangor saya memaang mencoba berbagai opsi strategi. Misalnya seperti Marukawa atau pemain lain," ungkap Agius dikutip dari Ayosemarang.com pada Kamis (14/9/2023).
Kemudian Agius menanggapi, khusus untuk Taisei Marukawa dia akui memang senagaja menempatkan pemain asal Jepang itu di dekat Fortes.
Menurutnya dengan posisi tersebut kemampuan Marukawa barangkali bisa lebih banyak digunakan dan bisa mempertajam lini serang.
Namun hal ini sebetulnya tidak dia terapkan pada Marukawa saja. Agius membeberkan jika dia memang suka mencoba menempatkan pemain bukan pada posisi aslinya.
Baca Juga: 5 Tips Bagi Perempuan yang Ingin Hamil di Atas Usia 40 Tahun
"Saya juga mencoba pemain lain yang saya coba seperti Wawan dan Riyan, termasuk Vitinho dan Gali, yang mana memang, intinya saya ingin mengetes opsi lain yang saya miliki untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," ucapnya.
Agius juga tidak menutup kemungkinan apabila percobaan strateginya bakal diterapkan di pertandingan lain khususnya saat lawan Persis.
"Terlebih untuk pemain, memang sebetulnya saya mencoba mereka untuk tidak berada di posisinya apabila ada satu hal yang menbuat saya harus mengubah strategi," papar Agius.
Sementara dalam persiapan lawan Persis Solo yang akan digelar Sabtu 16 September 2023, Agius tampak menerapkan latihan otot dalam latihan pagi ini.
Di bawah teriknya matahari pagi, semua pemain tampak ngos-ngosan karena porsi latihan yang diberikan.
Namun meski demikian, para pemain tampak cukup bersemangat dan penuh keceriaan.
Menurut Agius, dari latihan hari ini kebugaran pemain sudah baik dan perlu dimatangkan lagi.
"Saya pikir level kesiapan fisik pemain kami bagus. Kami banyak mengasah dan melatih kekuatan otot," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu, Apakah Dianggap Baik atau Buruk?
-
5 Primer untuk Menutupi Pori-Pori Secara Instan, Makeup Jadi Flawless
-
Andi Sudirman: HUT Dekranas ke-46 dan HKG ke-54 Momentum Promosi UMKM Sulsel
-
Perburuan: Harga Sebuah Prinsip Pahlawan yang menjadi Mangsa di Tanah Sendiri
-
4 Tinted Sunscreen Niacinamide Bikin Makeup Natural dan Cerah Bebas Kilap
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
5 Sunscreen yang Tidak Lengket di Iklim Panas, Nyaman Dipakai Seharian
-
Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan