/
Kamis, 21 September 2023 | 22:10 WIB
Striker Timnas Indonesia U-23, Ramadhan Sananta. (Instagram/@timnas.indonesia)

Timnas Indonesia U-24 secara mengejutkan kalah 0-1 dari Chinese Taipei dalam laga kedua Asian Games 2023 yang berlangsung di Zhejiang Normal University East Stadium, Jinhua, China, Kamis (21/9/2023) sore WIB.

Gol tunggal kemenangan Chinese Taipei hadir pada awal babak kedua melalui sepakan keras Wu Sen Yu pada menit ke-47.

Hasil minor itu pantas disesalkan mengingat skuad asuhan Indra Sjafri menguasai jalannya pertandingan selama dua babak.

Melansir akun Instagram @lapangbolacom, Alfeandra Dewangga mencatatkan penguasaan bola 81 persen dibanding 19 persen milik lawan.

Indonesia juga mencatatkan 15 tendangan dengan 9 diantaranya mengarah ke gawang. Namun tak ada satupun yang bisa menembus jala kiper Chu Yu Hung.

Ironisnya, Chinese Taipei 'hanya' melepaskan 8 tendangan dengan 3 diantarnya mengarah ke gawang Adi Satriyo. Namun salah satunya menjadi gol melalui sepakan keras Wu Sen Yu.

Melansir Suara Yoursay, Kamis (21/9/2023), absennya Ramadhan Sananta yang tak dilepas oleh Persis Solo, membuat skuat Garuda Muda tak memiliki sosok petarung dan finisher yang mumpuni di depan jala gawang lawan.

Titan Agung yang diturunkan dalam dua laga oleh Indra Sjafri, masih belum mampu menunjukkan kegarangan seperti yang dipentaskan oleh Sananta.

Maka, tak mengherankan jika hingga pertandingan kedua ini, Timnas Indonesia masih belum mampu menciptakan gol dari skema pertarungan striker melawan bek lawan. Dua gol yang sebelumnya diciptakan oleh Indonesia pun sejatinya tercipta karena kecerdikan para pemain sayap.

Baca Juga: Perjalanan Eks Direktur PT SMS Sarimuda Ditetapkan Tersangka Korupsi, Tiga Kali Gagal Jadi Wali Kota Palembang

Di laga melawan Kirgistan, gol yang dicetak oleh Ramai Rumakiek dan Hugo Samir, keduanya terjadi lebih ke skema bola-bola tepi lapangan.

Ramai Rumakiek yang merangsek dari sayap kiri permainan Indonesia, sukses menceploskan bola tanpa mampu dihadang oleh para pemain lawan, sementara Hugo Samir, sukses menciptakan gol dengan mengandalkan kecepatan dan kecerdikan yang dimilikinya.

Tentu ini akan menjadi sebuah catatan besar bagi coach Indra Sjafri, mengingat di laga terakhir nanti, skuat Garuda Muda akan berhadapan dengan tim yang lebih kuat Korea Utara. 

Load More