Suara.com - Pada Minggu kedua Februari 2023, situasi politik nasional semakin dinamis. Tercatat ada beberapa peristiwa yang berkembang terkait dalam kontestasi politik nasional.
Beberapa wacana politik yang berkembang, yakni terbongkarnya utang Anies Baswedan saat Pilkada 2017 silam sejumlah Rp50 miliar terhadap Sandiaga Uno. Hal tersebut terungkap dalam satu acara talkshow yang dilakukan Akbar Faisal dengan narasumber Erwin Aksa.
Dalam wawancara tersebut, terbongkar jika Anies dipinjami utang untuk melakukan kampanye pada Pilgub DKI Jakarta. Selain kabar tersebut, Relawan Ganjar Pranowo Mania atau yang dikenal dengan GP Mania resmi bubar.
Ketum GP Mania Immanuel Ebenezer menyatakan, Ganjar sebagai sosok yang tidak berani bersikap. Bahkan, ia mengatakan, bakal mendukung sosok yang berani ambil risiko.
Selain dua berita tersebut, ada beberapa berita politik lain yang menarik untuk disimak dalam seminggu terakhir.
1. Misteri Perjanjian Anies-Prabowo Dan Sandiaga Uno, Ada Utang Piutang Rp 50 Miliar?
Konstelasi politik jelang 2024 makin menghangat, berbagai manuver politik bermunculan, seturut juga isu-isu yang mengiringi. Salah satunya adalah terkait perjanjian politik antara Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Anies Baswedan bahkan disebut meneken setidaknya tiga surat perjanjian saat dirinya maju mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta di Pilada 2017 lalu.
Baca Juga: Jejak 'Duit Hantu' Rp 50 Miliar, Anies Klarifikasi Soal Utang Ke Sandiaga Di Pilkada DKI
2. Eks Ketua Relawan GP Mania: Ganjar Pranowo Minim Gagasan, Tidak Punya Nyali
Mantan ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), Emmanuel Ebenezer mengungkapkan alasan mengejutkan di balik pencabutan dukungan pada ganjar sebagai calon presiden.
Dalam Podcast kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Ebenezer juga mengungkapkan sejumlah poin utama mengapa akhirnya dukungan pada Ganjar tak lagi seambisius sebelumnya.
3. Anak Haji Lulung, Pilih Membelot Ketimbang Dibetot
Tak ada angin tak ada hujan, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Arwani Thomafi tiba-tiba menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta Masa Bakti 2021-2026 kepada pengurus partai di Ibu Kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024