Suara.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (Ketum PBB) Yusril Ihza Mahendra dijadwalkan bakal melakukan kunjungan ke DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Senin (12/3/2023) siang ini.
Kunjungan Yusril Ihza Mahendra dan jajaran PBB itu bertujuan untuk bertemu Plt Ketua Umum PPP Mardiono dan elite PPP lainnya. Ia mengatakan, pertemuan di DPP PPP akan berlangsung pada pulul 14.00 WIB.
"Ya insyaallah," kata Yusril kepada wartawan, Senin (13/3/2023).
Sementara itu ditanya terkait apa yang menjadi pembahasan dalam pertemuan PBB dan PPP, Yusril menjawab ringkas.
"Bahas eksistensi partai-partai Islam pasca-reformasi," jawab Yusril.
Sebelumnya Yusril mengatakan, dalam pertemuannya nanti dengan PPP pada 13 Maret 2023 mendatang akan turut juga membahas soal sistem Pemilu.
Terlebih, PBB kekinian memang memiliki sikap mendukung pemilu dengan sistem proporsional tertutup.
"Ya nanti akan kita bahas (soal pemilu proporsional tertutup)," kata Yusril ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2023).
Di sisi lain, soal pertemuannya dengan PPP, ia mengatakan, PBB dengan PPP memiliki persamaan. Terlebih juga dekat melakukan komunikasi dengan PDIP. Apalagi secara partai, Yusril mengaku PBB merupakan partai yang tak punya biaya, namun secara ideologi sudah kuat.
Menurutnya, PBB untuk perlu bekerja sama dengan partai politik lain.
"Yang paling dekat adalah bisa berkomunikasi dengan PPP dan sangat dekat dalam berkomunikasi dengan PDIP sebagai partai nasionalis karena PDIP sekarang ditarik ke belakang ya PNI, kalau PBB ditarik ke belakang adalah Masyumi," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, akar ideologi membuat PBB bisa melakukan pertemuan dengan PPP. Terlebih setelah PPP, PBB juga akan bertemu dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri.
"Memang ada akar ideologi dan bisa bertemu dan bekerjasama, dan pertama kali kami akan bekerjasama dengan PPP. Dan dengan Bu Megawati sedang disusun waktunya oleh Pak Hasto," katanya.
Pertemuan Dengan PPP
Sebelumnya, Plt Ketua Umum DPP PPP M Mardiono mengungkapkan, soal nanti apa yang akan dibahas terkait rencana pertemuan partainya dengan Partai Bulan Bintang atau PBB pada Senin (13/3/2023).
Berita Terkait
-
PBB Angkat Persoalan Kesetaraan Gender, Menteri PPPA: Masih 'PR Panjang'
-
Arsul PPP Ungkap Daftar Capres-Cawapres yang Masuk Radar KIB: Ganjar, Prabowo hingga Erick
-
PDIP Bakal Gabung ke KIB? PPP: Kenapa Tidak
-
Bertemu Gibran di Solo, Waketum PPP Asrul Sani: Semoga Berkenan Pimpin DKI Jakarta
-
Temui Gibran di Solo, Elite PPP Kasih Kode Dorong ke Pilgub DKI Jakarta
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya