Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, memastikan kesiapannya untuk melawan upaya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.
AHY menyatakan akan membentuk tim hukum dari partainya untuk menentang usaha kudeta dari politikus senior tersebut.
Dalam konferensi pers di kantor DPP Demokrat pada hari Senin (3/4/2023), AHY secara resmi mengumumkan bahwa tim hukum partainya akan mengajukan kontra memori sebagai tanggapan atas pengajuan permohonan kasasi (PK) yang dilakukan oleh Moeldoko Cs di Mahkamah Agung (MA). AHY yakin bahwa Demokrat berada di jalur yang benar, dan ia optimis bahwa partainya akan memenangkan perseteruan ini.
AHY menjelaskan bahwa PK yang diajukan oleh Moeldoko Cs dilakukan untuk menguji putusan kasasi MA dengan Nomor Perkara No. 487 K/TUN/2022, yang telah diputuskan pada tanggal 29 September 2022.
Menurut AHY, upaya PK tersebut dilakukan oleh Moeldoko Cs setelah Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang pada tahun 2021 lalu.
AHY menambahkan bahwa alasan KSP Moeldoko mengajukan PK karena dia mengklaim telah menemukan empat Novum atau bukti baru.
Namun, menurut AHY, bukti yang diklaim oleh KSP Moeldoko itu bukanlah bukti baru. Keempat Novum tersebut, menurut AHY, telah menjadi bukti persidangan di PTUN Jakarta, terutama dalam perkara No.150/G/2021/PTUN.JKT, yang telah diputus pada tanggal 23 November 2021.
AHY juga menunjukkan bahwa Partai Demokrat telah menang di pengadilan sebanyak 16 kali dalam gugatan hukum yang diajukan oleh KSP Moeldoko dan kelompoknya. Oleh karena itu, AHY optimis bahwa Demokrat akan mampu mengatasi manuver yang dilakukan oleh Moeldoko Cs.
Dalam kesimpulannya, AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat akan terus berjuang untuk mempertahankan keberadaannya dan membela kepentingan rakyat. Dia mengajak semua kader dan pendukung Demokrat untuk tetap solid dan bersatu dalam menghadapi tantangan ini.
Baca Juga: AHY: Banyak Senior TNI Malu Terhadap Prilaku Moeldoko
Berita Terkait
-
Anas Urbaningrum Bebas 10 April 2023, Partai Kebangkitan Nusantara Siapkan Jabatan Khusus?
-
Bongkar Moeldoko Ajukan PK Buat Kudeta Demokrat, AHY 'Beringas' Melawan
-
Bahas Politik saat Pidato, AHY Tiba-tiba Senggol Piala Dunia FIFA U20
-
Ini Pesan Mantan Ketua Umum PB HMI Anas Urbaningrum Menjelang Bebas: Skenario Tuhan yang Terbaik
-
AHY: Banyak Senior TNI Malu Terhadap Prilaku Moeldoko
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan