Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membongkar adanya upaya kudeta yang kembali dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.
Melalui akun Twitternya @AgusYudhoyono, Putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini menyebut, Moeldoko berusaha mengambil alih Partai Demokrat dengan mengajukan peninjauan kembali atau PK ke Mahkamah Agung (MA).
AHY pun menegaskan bahwa hingga saat ini, Moeldoko masih tidak memiliki bukti baru untuk melakukan kudeta partainya. Begitu pula celah hukum bagi Moeldoko yang dianggap AHY sudah tidak ada.
"Merespons Kepala Staf Presiden Moeldoko yang masih berupaya mengambil alih Partai Demokrat melalui Peninjauan Kembali (PK) ke MA, selaku Ketua Umum, saya tegaskan bahwa tidak ada bukti baru dancelah hukum," tegas AHY seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/4/2023).
Meski demikian, AHY juga berpesan tegas bahwa pihaknya akan terus mewaspadai segala upaya intervensi politik di tubuh Partai Demokrat. Terakhir ia menyampailkan bahwa pihaknya siap memperjuangkan dan mempertahankan kedaulatan partainya.
"Namun, kami tetap waspada terhadap intervensi politik. Demokrat siap lahir dan batin untuk pertahankan kedaulatan partainya," pungkas AHY.
Pernyataan resmi dari AHY di media sosial itu langsung menuai atensi warganet. Bahkan, responsnya juga mengantar nama 'Moeldoko' menjadi trending topic di Twitter.
Berdasarkan pantauan Suara.com, nama Moeldoko telah diperbincangkan lebih dari 20 ribu kali hingga Selasa (4/4/2023) pagi. Warganet juga membanjiri kolom komentar Twitter AHY dengan beragam pendapat.
"Nyata sekali ketakutan Istana terhadap Anies dan Demokrat. Walau bukan simpatisan Demokrat, kita harus bela yang benar. Lawan semua kedzoliman jangan biarkan manusia-manusia penjilat dan gila kuasa itu sampai menang di MK," komentar warganet.
Baca Juga: Respons Demokrat Dengar Anas Urbaningrum Bebas 10 April: Lemak Masa Lalu Yang Merusak Partai!
"Lawan mas! Permalukan mereka agar kedepannya tidak terjadi lagi begal-begal partai dalam perpolitikan Indonesia, meski ada dugaan motif untuk menggagalkan pencapresan Pak Anies. Tidak ada satupun rakyat yang waras membiarkan pihak lain mengambil alih partai orang (Pak SBY)," dukung warganet.
"Saya yakin pak Moeldoko tak akan sepengecut itu, beliau seorang jenderal tangguh yang kami masyarakat kenal. Semoga beliau tidak jadi pecundang dalam hal ini, beliau akan unjuk sebagai jenderal perkasa," bela warganet.
"Halah, bakal kalah juga sampean mas, dijamin dah. Soalnya cara mereka sudah sistematis sampai ke akar-akarnya. Tujuan utama bukan mengambil alih Demokrat, tapi membuat pincang Anies dengan mengambil Demokrat. Kalah sampean mas, yakin," tambah yang lain.
"Belum lagi masalah yang akan dimunculkan Anas Urbaningrum, repot dah partai keluarga Cikeas ini," sentil warganet.
Berita Terkait
-
Respons Demokrat Dengar Anas Urbaningrum Bebas 10 April: Lemak Masa Lalu Yang Merusak Partai!
-
Bahas Politik saat Pidato, AHY Tiba-tiba Senggol Piala Dunia FIFA U20
-
Tegas! Demokrat Sebut Gubernur Bali Harus Punya Kecerdasan Emosional, Jangan Grasak-grusuk
-
Kebebasan Anas Urbaningrum Diprediksi Bakal Gerus Suara Demokrat
-
Ini Pesan Mantan Ketua Umum PB HMI Anas Urbaningrum Menjelang Bebas: Skenario Tuhan yang Terbaik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?