Surya Paloh sebelumnya mengaku turut membicarkan perihal calon wakil presiden untuk Anies Baswedan dalam pertemuannya dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Bukan sekadar membahas cawapres, diakui Paloh, Luhut menyarankan banyak ihwal cawapres.
"Oh banyak tapi ngapain saya harus bicara kepada kalian semuanya ya," kata Paloh di Wisma Nusantara, Jakatta Pusat, Jumat (5/5/2023).
Paloh mengatakan, hal-hal mengenai cawapres Anies lebih banyak ditanya Luhut.
"Mugkin pertanyaan-pertanyaan itu banyak datang dari Pak Luhut. Ya (Luhut yang bertanya)," kata Paloh.
Ngobrolin yang Enak-enak
Surya Paloh makan siang bersama Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam agenda makan siang itu, ada sejumlah hal yang menjadi obrolan keduanya.
Luhut berujar pertemuan keduanya membahas perihal yang enak-enak.
"Ya kita ngobrolin yang enak-enak saja. Ya semua kan pengen baik-baik ya," kata Luhut di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2023).
Baca Juga: Surya Paloh Pede NasDem Bakal Catat Sejarah Baru lewat Komposisi Caleg 2024
Luhut menyinggung terkait perbedaan yang ada. Walau berbeda, Luhut memastikan ia tetap berkawan.
"Jadi kalau ada perbedaan sana sini saya kira biasa. Tapi perkawanan ya tetap saja jalan. Jadi Pak Surya kan orang baik juga, teman-teman yang lain juga baik jadi kalau ada perbedaan-perbedaan," kata Luhut.
"Kalian lihat di luar saya kira tidak ada yang tajam. Semua berpikir yang terbaik untuk RI," sambungnya.
Diketahui, Surya Paloh dan Luhut juga pernah melakukan pertemuan yang berlangsung di London pada Desember 2022 lalu.
"Di bulan Desember 2022 Ketum Nasdem abang Surya Paloh sedang berada di London dan di saat bersamaan Pak Menko Marvest Bang LBP juga saat itu melakukan kunjungan kerja ke London," kata Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate kepada wartawan, Jumat (13/1/2023).
Setelah itu, keduanya kembali bertemu di Jakarta. Pertemuan itu juga dibalut oleh makan siang pada Februari 2023 lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Surya Paloh Pede NasDem Bakal Catat Sejarah Baru lewat Komposisi Caleg 2024
-
Posisi Partai Naik Kelas, Surya Paloh Anggap Wajar Target NasDem Raih 100 Kursi di Parlemen
-
Anies Tantang Pilpres Jadi Ajang Adu Rekam Jejak, PDIP Yakin Ganjar Lebih Unggul
-
PDIP DKI Sebut Anies Bakal Keok Adu Gagasan Lawan Ganjar: Suka Kasih Harapan Kosong ke Warga Saat Jadi Gubernur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024