Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengeluarkan sembilan instruksi kepada jajarannya. Instruksi itu disampaikan Kaesang di Kopdarnas dan Tumpengan HUT ke-9 PSI.
Dilihat dari YouTube Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang tampak duduk bersila lesehan sembari membacakan instruksi. Kesang bahkan memegang dua mikrofon saat memberikan instruksi tersebut.
Para pengurus yang mendampingi, di antaranya Sekjen PSI Raja Juli Anthoni dan anggota Dewan Pembina PSI Giring Ganesha serta Isyana Bagoes Oka.
Sembilan instruksi yang disampaikan Kaesang itu ditujukan kepada pengurus, anggota dewan, kader, dan calon anggota dewan PSI di masing-masing tingkatan.
Instruksi pertama bahwa optimis PSI akan memang dan lolos ke Senayan. Kedua, Kaesang memberi instuksi agar jajaran terus begerak menyapa rakyat, turun ke basis temui rakyat, jelaskan bahwa PSI akan berjuang melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh bapak presiden.
Ketiga, Kaesang meminta jajaran PSI untuk menemui seluruh relawan Presiden Jokowi untuk mengajak kolaborasi untuk memenangkan PSI.
"Nomor empat, menangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran untuk memastikan kelanjutkan program bapak presiden," kata Kaesang.
Kelima, Kaesang mengingatkan para kader untuk berpolitik secara santai, tanpa terpancing narasi negatif.
"Jalankan politik chill, politik santun, dan santuy, dan tidak terpancing dengan narasi negatif terhadap PSI," kata Kaesang.
Keenam, Kaesang melarang kader PSI menyebarkan hoaks. Ketujuh, Kaesang mengingatkan kader agar jangan bermusuhan, jangan saling benci hanya karena berbeda pandangan politik.
"Nomor delapaan, perbanyak silaturahmi, sowan ke tokoh-tokoh masyarakat, minta nasihat, mohon doa untuk berjuang untuk Indonesia semakin maju," kata Kaesang.
"Yang terakhir nomor sembilan, gunakan cara-cara kreatif dalam berpolitik untuk mendapatkan dukungan masyarakat," sambungnya.
Berita Terkait
-
Diadukan ke DKPP karena Terima Pendaftaran Gibran, KPU Bilang Begini
-
Elektabilitas PSI Meroket Berkat 'Boneka Teddy Bear' Kaesang
-
Masinton Beberkan Status Jokowi di PDIP: Kalau Belum Ada Deklarasi Dukungan Harusnya Masih Kader
-
Cerita Momen Prabowo Lapor Kasus Korupsi ke Jokowi, Hashim Ungkap Dugaan Mark Up Proyek Senjata di Kemhan: Ini Gila!
-
Baliho Kaesang Bertebaran di Jakarta Kalahkan Ganjar, Jhon Sitorus: Boneka Kekuasaan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024