Suara.com - Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran membuka peluang menggandeng para pengusaha warteg atau warung tegal untuk menjalankan program makan siang gratis, bila nanti terpilih di Pilpres 2024.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani usai menerima deklarasi dukungan dari Warteg (Warga Tegal) di Gedung Joeang '45.
Menurut Muzani, makan siang gratis merupakan misi dan program, bukan proyek yang akan dilakukan secara top down dari pusat ke bawah. Melainkan sebuah misi untuk meningkatkan gizi dan pemberantasan berbagai macam masalah akibat penyakit kekurangan gizi.
Ia berujar misi dalam bentuk program makan siang gratis sekaligus bagian dari upaya untuk meningkatkan perekonomian lokal, semisal penyedia sayur, beras, minyak, telur, daging, susu, dan sebagainya.
"Itu diharapkan disediakan dari kawasan sekitar. Termasuk mungkin, mungkin ya warteg, tapi ini belum sampai," kata Muzani, Minggu (10/12/2023).
Melalui program tersebut, Prabowo-Gibran berharap ekonomi lokal bisa tumbuh berkembang setiap hari
"Pada jam, pada hari-hari sekolah kira-kira seperti itu. Sehingga ekonomi kawasan sekolah bisa tumbuh lebih baik lagi bisa cepat lebih baik dari penyerapan-penyerapannya kira-kira begitu," tutur Muzani.
Sementara itu, terkait dukungan Warteg, Muzani menyampaikan terima kasih. Dia bilang dukungan tersebut sangat berarti.
Muzani sekaligus membahas perihal UMKM warteg yang menurutnya perlu sentuhan tangan pemerintah guna menguatkan sektor bisnis masyarakat tersebut.
Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran: Keseleo Lidah Mahfud Soal OTT KPK Lebih Parah Dari Asam Sulfat
"Ini perlu sentuhan tangan kekuasaan politik dan pemerintah. Harapannya Pak Prabowo dan Mas Gibran yang selama ini terus-menerus berkampanye dan kita menumpukan harapan bisa membantu mereka-mereka itu," kata Muzani.
Berita Terkait
-
TKN Prabowo-Gibran: Keseleo Lidah Mahfud Soal OTT KPK Lebih Parah Dari Asam Sulfat
-
Jelang Debat Pilpres Perdana, Prabowo Disebut Rutin Minum Jamu Hingga Berenang
-
Kampanye Pekan Kedua, Elektabilitas Ganjar-Mahfud Kok Ambles?!
-
TKN Fanta Ajak Anak Muda Ikut Turun Tangan Bela Palestina Lewat Medsos
-
Pertarungan Elektabilitas Capres-Cawapres Versi Survei Indikator Terbaru, Siapa Paling Unggul?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024