Suara.com - Co-Captain Timnas AMIN, Tom Lembong, menjadi pembicara di acara diskusi yang diselenggarakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Di awal pidatonya, Tom Lembong berbicara mengenai adanya kesepahaman antara dirinya dengan PKS walau berbeda agama.
"Saya suka bilang, antara orang yang beriman meskipun beda agama itu biasanya lebih nyambung daripada di antara orang tidak beriman meskipun sama agama," ujar Tom Lembong.
Baca Juga:
GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik
Untuk itu Tom mengaku bersyukur bisa berkumpul di acara PKS yang diisi orang-orang beriman dan berpegang teguh kepada iman apapun agamanya.
Tom lalu berbicara mengenai paradigma Anies-Muhaimin yang ingin memindahkan kebijakan saat ini yang dinilai banyak pihak transaksional.
"Hanya didorong mengejar harta, mengejar untung rugi, itu sudah mencapai satu titik yang hemat kami, sudah tidak lagi manusiawi," tuturnya.
Baca Juga: Spanduk Karung Beras Bertulisan Merah untuk AMIN Bermunculan, Sederhana tapi Bermakna
Karena itu menurut Tom Lembong, AMIN akan menggeser kebijakan transaksional kepada kebijakan yang berbasis nilai dan norma.
Tom mengatakan, pihaknya percaya bahwa Allah Pencipta Alam menitipkan kepada manusia alam untuk dirawat. Manusia ujar dia, punya tanggung jawab untuk menjaga semua makhluk ciptaan Allah.
"Kalau ada benturan kepentingan antara nyawa manusia dengan kepentingan industri, yang harus ngalah industri jangan nyawa yang ngalah. Ini agak kacau kalau misalnya polusi udara, pencemaran lingkungan dibiarkan terus menerus," tutur Tom.
Ia lalu berbicara mengenai hebatnya sosok Anies Baswedan yang bisa menyatukan dua kutub berbeda dalam satu barisan.
"Inilah Anies effect. Siapa yang bisa menyatukan PKB dengan PKS sepanjang sejarah? siapa yang bisa mempersatukan NU dengan Muhammadiyah? Beliau (Anies) selama lima tahun menjabat di DKI juga dialog antarkalangan, antarlapisan itu paling jalan," ucap Tom.
Di akhir pidatonya, Tom menyinggung mengenai candaan mengenai dirinya yang dianggap sudah hijrah oleh sejumlah orang.
"Dan yakinlah bahwa diantara semua paslon tadi ada yang menyinggung bahwa saya hijrah. Apa kemarian saya intensif dengan Pak MUhaimin persiapan debat, saking banyak guyon, ada yang bilang panggil Gus Tom saja," ucap Tom Lembong.
Berita Terkait
-
Spanduk Karung Beras Bertulisan Merah untuk AMIN Bermunculan, Sederhana tapi Bermakna
-
Penasaran dengan Wajah Kinclong Tom Lembong? Ternyata Tips Perawatannya Sederhana
-
Dilaporkan ke Bawaslu Kasus Pelanggaran Pemilu, Begini Reaksi Tom Lembong
-
Cak Imin Pamer Foto Bareng Mantan Pacar, Publik Heboh: Cowok Klepon
-
Momen Anies Ditanya Jika Tak Terpilih Jadi Presiden, Jawabannya Bikin Merinding
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024