Suara.com - Penyanyi Raim Laode memuji capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang disebutnya sebagai story telling terbaik di Indonesia.
Pujian itu disampaikan penyanyi lagu Komang ini dalam acara 'Desak Anies'. Video Raim Laode memuji Anies kemudian diunggah di akun X @bangpino_.
Dilihat pada Rabu 7 Februari 2024, awalnya Raim menjelaskan kalau sebenarnya dirinya menghindari acara politik.
"Saya kalau boleh jujur, hampir 3 bulan 4 bulan kita tidak mau ambil acara apapun gara-gara situasi politik saat ini, dan jangan salah, lagu saya nomor 1 tahun lalu di Indonesia, insya allah," ujarnya.
Dirinya kemudian menjelaskan banyak pihak yan mengundangnya untuk menghadiri acara capres-cawapres lain dengan bayaran fantastis, namun ia menolak.
"Banyak undangan juga dari temen-temen yang lain, cuma sekedar info, undangan dari timnya Pak Anies yang budgetnya paling murah," ungkapnya.
Namun demikian, ia memilih untuk menerima undangan dari Tim Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
"Berbeda antara harga dan juga nilai, beda itu harga itu subjektif, Rp 100 juta bagi sebagian orang uang yang kecil, sementara nilai abstrak tak terhingga," jelasnya.
"Yang saya dapat hari ini, ko tidak kasih harga, ko kasih saya nilai yang begitu mahal, tidak ada acara sekeren ini nih," sambungnya.
Jika ada orang yang mencemooh Anies dengan mengatakan omon-omon, menurutnya malah Anies story telling terbaik di Indonesia.
"Dan kalau orang-orang bilang beliau ini omon-omon, ini yang saya bilang, beliau adalah storyteller terhebat yang ada di Indonesia pada saat ini," pujinya.
Selanjutnya, Raim pun membawakan lagu hitsnya Komang dalam acara tersebut. Semua anak muda yang hadir lalu bernyanyi bersama.
"Dan kita masuk ke lagu terakhir, lagu ini berjudul Komang, itulah alasan saya hadir di acara ini, sebab Komang lagu nomor satu hanya pantas berada di kampanye nomor satu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial
-
Momen Halalbihalal di Cikeas, Kedekatan Anies dan AHY Jadi Sorotan
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024