Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah temuan Komnas HAM yang menyebut tidak adanya surat suara braile untuk pemilih tuna netra pada Pemilu 2024.
Komisioner KPU RI Idham Holik mengatakan, KPU menyediakan surat suara braile untuk pemungutan suara pilpres dan pileg DPD RI.
"Dalam pemungutan suara di Pemilu Serentak 2024, KPU kini tidak hanya menyediakan template surat suara berhuruf braille untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, tetapi juga untuk Pemilu Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah)," kata Idham kepada wartawan Jumat (23/2/2024).
Dia menegaskan ketersediaan surat suara dengan huruf braile ini juga sudah disesuaikan dengan jumlah pemilih tuna netra dalam daftar pemilih tetap.
"KPU telah menyediakan template surat suara berhuruf braille sesuai data disabilitas netra yang terdapat di dalam DPT," kata Idham.
Lebih lanjut, dia juga memastikan pemilih disabilitas juga mendapatkan asistensi atau bantuan saat memberikan suaranya di bilik suara.
"Asistensi tersebut dapat dilakukan oleh seorang anggota KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara), keluarga pemilih disabilitas, ataupun orang terpercaya," tandas Idham.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi menilai minimnya akses memilih bagi kelompok disabilitas pada Pemilu 2024.
"Selain sarana dan prasarana di lokasi TPS yang tidak ramah disabilitas, Komnas HAM juga tidak menemukan adanya surat suara braile bagi pemilih netra," ungkap Pramono, Rabu (21/2/2024).
Baca Juga: Geger Isu Suara Pemilu Dimakan Leak, Begini Kata KPU
Berita Terkait
-
Kencang Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu, Misbakhun: Jauh Panggang Dari Api
-
Daftar Partai Lolos Dan Gagal Masuk Senayan Versi SMRC, PPP Di Ujung Tanduk
-
Geger Isu Suara Pemilu Dimakan Leak, Begini Kata KPU
-
Camelia Malik Soroti Pilpres 2024: Siapa Saja Punya Hak Jadi Presiden, Tentunya Tidak Curang
-
Ngakak! Komeng Masuk HMI Gegara Iming-iming Nginep di Villa
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024