Suara.com - Penyanyi dangdut Camelia Malik ikut menyoroti kondisi terkini soal pemilihan presiden atau Pilpres 2024. Menurutnya, siapa saja berhak menjadi Presiden Indonesia asal melalui cara-cara yang baik dan tidak curang.
"Tujuan kita sama, kita ingin Indonesia yang adil, berkeadilan, kemudian Indonesia yang sejahtera," kata Camelia seperti dilihat dari unggahan akun X Maudy Asmara, Jumat (23/2/2024).
Dirinya mengatakan semua yang hadir dalam pernyataan sikap, termasuk Rhoma Irama telah puluhan tahun berjuang mewujudkan demokrasi berintegritas di Indonesia.
Camelia melanjutkan siapa saja punya hak yang sama untuk jadi presiden apabila memenuhi syarat.
"Tapi tentunya dengan cara yang baik, cara yang tidak curang, dan berniat baik untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik menjadi lebih sejahtera, lebih berkeadilan, punya martabat dan tidak seperti saat ini ya, seperti bercanda-candaan gitu," tukasnya.
Warganet yang melihat ini pun ramai memberikan komentar. Ada yang sepakat dengan postingan ini.
"Sepakat. Suara rakyat harus teralokasikan dengan jelas dan tukang hitung tidak boleh keliru dalam menghitung," ungkap warganet.
"Sepakat. Yang curang harus dihukum. Maling ayam karena laparpun dihukum, apalagi curang yang jadi pimpinan negara," kata warganet.
Berita Terkait
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Tak Gentar Dijadikan Tersangka dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Senggol Gibran
-
Borok KPU Terbongkar Lagi: Sengaja Tak Laporkan Penggunaan Jet Mewah ke DPR
-
'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?
-
Bongkar 'Praktik Kotor' di Daerah! Kemendagri Usul Dana Pilkada Pakai APBN
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan