Suara.com - Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengakui sudah menjalin komunikasi dengan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo terkait pengusutan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024.
"Iya lah, komunikasi terus," kata Anies kepada wartawan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2024).
Meski demikian, Anies ogah menjelaskan terkait poin-poin pembahasan yang sudah dilakukan dengan Ganjar tersebut.
"Ya etikanya, nggak diceritain dong," ujar Anies.
Anies hanya menerangkan bahwa ia bersama Muhaimin Iskandar akan terus mengawal proses Pemilu 2024 hingga tuntas. Khususnya terkait dugaan kecurangan yang terjadi sepanjang Pemilu.
"Kalau ada, kita udah temukan banyak nih penyimpangan. Kita akan proses secara hukum, untuk apa? Supaya terjadi perubahan dalam sistem penyelenggaraan pemilu juga, masa setiap lima tahun kita ketemu problem-problem seperti ini," ucap dia.
Ketika ditanyai terkait rencana pertemuan dengan Ganjar, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak menjawab dengan detail.
"Tunggu waktunya saja, dalam waktu dekat terbuka," pungkasnya.
Kata Mahfud
Baca Juga: Setelah Pilpres, Anies Geleng-geleng Ditanya soal Kans Maju Pilkada DKI: Gak Usah Tengok Kanan-Kiri
Sebelumnya Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD mengatakan pihaknya siap melayangkan gugatan sengketa Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK) setelah perhitungan resmi KPU selesai.
"Gugatan ke MK itu baru bisa dimulai tanggal 24 Maret kalau jadwal putusan KPU itu 20 Maret. Kan berarti 3 hari sesudah itu. Masak ngajukan sekarang? Nggak bisa," kata Mahfud usai olahrga di GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (1/3/2024).
Mantan Ketua MK ini mengatakan kalau pihaknya, dalam hal ini Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud sudah siap mengajukan gugatan ke MK. Terlebih juga sudah mempunyai bukti yang lengkap.
"(Kalau) sekarang MK buka, kita daftar. Jadi jangan dibilang kok diem saja, nggak diem, memang menunggu putusan resmi KPU," tuturnya.
Untuk itu, ia tak mau pihaknya disebut hanya berdiam diri saja saat ini seolah-olah tak mempersiapkan apa-apa.
Lebih lanjut, Mahfud juga mengatakan, hak angket mengenai kecurangan Pemilu 2024 di DPR RI akan tetap berjalan. Meski dirinya bukan orang partai, tapi dua mengaku tetap memberikan masukan dan saran.
"Sama dengan angket. Kok angket cuma gertak-gertak. Lho nunggu sidang DPR dong. Kalau nggak sidang DPR memang angket diserahkan ke mana? Ke rumahmu memangnya? Ya kan? Diserahkan ke DPR sidang, disampaikan secara resmi. Jadi jalur hukum jalan, firm, kami yakin punya bukti-bukti yang kuat. Angket itu sudah digarap, saya bukan orang partai, saya nggak ikut dalam angket. Tapi saya pastikan angket itu jalan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kasih Selamat ke Prabowo Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan, Anies Sisipkan Pesan Ini
-
Tanggapi Uji Coba Makan Siang Gratis ala Prabowo di Tangerang, Anies Ungkit Soal Ini
-
Sambil Pantau Jumlah Suara Pemilu 2024, Anies Pilih Senang-senang Dulu Bareng Anak Kecil
-
Setelah Pilpres, Anies Geleng-geleng Ditanya soal Kans Maju Pilkada DKI: Gak Usah Tengok Kanan-Kiri
-
Tepis Isu Hasil Pemilu Sudah Diatur, KPU Bilang Begini
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif