"Dia kan hina-hina saja. Katanya saya nyebar duit 60 ribu amplop. Hebat banget saya punya 60 ribu amplop, misal taruh 500 ribu atau 300 ribu berarti ada Rp30 miliar. Segitu buat usaha aja, ngapain nyaleg," terangnya.
Hampir Adu Jotos
Noel dan Deddy Sitorus mencuri perhatian publik gegara hampir adu jotos. Video yang memperlihatkan keduanya adu mulut viral di media sosial.
Emosi keduanya tidak dapat terbendung usai dipantik dengan perdebatan soal 'culas'.
Melalui potongan video yang viral di media sosial, awalnya Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Andalas Feri Amsari berbicara soal dugaan nepotisme Presiden Joko Widodo atau Jokowi menuju Pilpres 2024.
Kemudian, Noel membantahnya dengan melontarkan kata 'culas'.
"Orang mengorkestrasikan curang-curang tapi ikut pemilu. Ini kelompok culas menggugat kecurangan," kata Noel dikutip melalui video yang diunggah @fadjroeL pada Kamis (7/3/2024).
Ucapan 'culas' tersebut memancing moderator acara untuk bertanya kepada Noel siapa sosok yang dimaksud.
Noel lalu menunjuk ke arah Deddy Sitorus, politisi PDIP.
Baca Juga: The Power of Emak-emak, Viral Momen Ibu-ibu Dasteran Lompat Pagar Demi Foto dengan Prabowo
"Tanya Deddy, Deddy paham tuh siapa," ucap Noel.
Sehabis itu, keduanya langsung adu argumen.
Sampai pada akhirnya, Noel menyinggung Deddy.
"Lo itu lahir bukan dari mekanisme yang jujur," ucap Noel dengan nada tinggi.
Berita Terkait
-
Noel Ebenezer dan Deddy Sitorus Hampir Adu Jotos, Padahal Dulu Sehati Dukung Jokowi hingga Jadi Pejabat BUMN
-
Adu Pendidikan Immanuel Ebenezer vs Deddy Sitorus, Tak Malu Nyaris Baku Hantam di Acara TV
-
5 Fakta Noel Ebenezer: Mantan Komisaris BUMN Pernah Dirikan GP Mania, Berakhir Jadi Caleg Gerindra
-
Viral, Ditinggal Suami Baru Sebulan Menikah, Perempuan Ini justru jadi Rebutan
-
The Power of Emak-emak, Viral Momen Ibu-ibu Dasteran Lompat Pagar Demi Foto dengan Prabowo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024