Suara.com - Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jeffrie Geovanie menilai, masih terlalu muda apabila Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih pensiun dari dunia politik setelah tidak lagi menjadi presiden.
Menurutnya, usia Jokowi terbilang masih segar untuk terlibat dalam dunia perpolitikan Tanah Air.
Baca Juga:
Gus Iqdam Banjir Hujatan karena Bilang Palestina Aman dan Damai
Dorong Jokowi Jadi Ketua Koalisi, PSI Sedang Bangun Posisi Tawar Karena Suaranya Kecil
Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Gibran Banjir Panggilan 'Mas Wapres'
Setelah selesai menjadi presiden pada Oktober 2024 nanti, Jokowi berusia 63 tahun.
"Karena dia masih muda, Pak Jokowi masih 60-an sekian, kalau dia selesai tahun ini sebagai presiden Oktober tahun ini dia masih segar masih fresh mas terlalu muda untuk usia era hari ini," kata Jeffrie saat menjadi bintang tamu dalam acara Podcast Zulfan Lindan Unpacking Indonesia dikutip Kamis (14/3/2024).
Bukan hanya soal usia, Jeffrie juga menyayangkan apabila seorang Jokowi tidak lagi terlibat dalam dunia perpolitikan.
Baca Juga: Dorong Jokowi Jadi Ketua Koalisi, PSI Sedang Bangun Posisi Tawar Karena Suaranya Kecil
Sebabnya, ia melihat pengalaman Jokowi mulai dari menjadi wali kota, gubernur, hingga menjalani dua periode sebagai presiden.
"Ideal sekali kalau kaki dia tetap terlibat di politik Indonesia," ucapnya.
Karena pertimbangan itu lah, Jeffrie mengusulkan Jokowi menjadi ketua koalisi.
Ia membayangkan koalisi dalam pemerintahan selanjutnya dibentuk menjadi permanen seperti halnya Barisan Nasional di Malaysia.
Jeffrie menginginkan Jokowi menjadi pemimpin Barisan Nasional versi Indonesia.
"Dia bisa dipercaya oleh semua koalisi parpol atau koalisi barisan nasional ini memimpin," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Joko Widodo Santer Berteduh di Beringin, Mulai Bermunculan Akun Jokowi-Golkar
-
Pengamat Politik Unhas: JK Tidak Ingin Pengaruhnya Hilang di Golkar
-
Golkar Bakal Menang Banyak Jika Jokowi Bergabung, Anaknya Otomatis Ikut Merapat?
-
Jokowi Ambil Alih Golkar? Rocky Gerung: Cara Politik Busuk Kayak Moeldoko
-
Dorong Jokowi Jadi Ketua Koalisi, PSI Sedang Bangun Posisi Tawar Karena Suaranya Kecil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan