Suara.com - Pendakwah muda Nadhlatul Ulama (NU) Muhammad Iqdam Kholid atau dikenal Gus Iqdam membuat pernyataan kontroversial terkait Palestina.
Dalam ceramahnya, Gus Iqdam menyebut bahwa situasi di Palestina aman damai tidak seperti yang diberitakan di media-media.
"Isu ne neng media niku palestina iki piye ora aman ora piye piye piye, aman, wong kulo mulih yo utuh kok. Utuh ora keilang opo-opo. Nang mriko aman, nyaman," ujarnya saat mengisi pengajian di Dusun Plosorejo, Kecamatan Wilangan, Nganjuk, Rabu, 6 Maret 2024 dikutip dari Youtube JPproductions.
Baca Juga:
Erina Gudono Ramaikan Bursa Pilkada Sleman, Begini Respons Ganjar-Mahfud
Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Gibran Banjir Panggilan 'Mas Wapres'
Gus Iqdam mengatakan, saat dirinya berkunjung ke Palestina baru-baru ini bisa beribadah dengan baik di Baitul Maqdis. Bahkan Gus Iqdam mengaku bisa bertemu dengan imam Baitul Maqdis dan para syekh di sana.
Selama kunjungan ke sana, Gus Iqdam kembali menegaskan Palestina aman tidak terjadi apa-apa. Ia lalu menceritakan mengenai tentara Israel yang berjaga di Baitul Maqdis.
Menurut dia, tentara Israel yang berada di depan Baitul Maqdis itu tugasnya menjaga bukan untuk mengintimidasi orang Islam.
Baca Juga: Prabowo Subianto Didoakan WNI yang Dukung Israel, Permintaannya Auto Kena Hujat
Kata Gus Iqdam, tentara Israel yang berjaga di depan Baitul Maqdis bertugas memastikan orang yang masuk ke Baitul Maqdis benar-benar orang Islam.
Potongan ceramah Gus Iqdam ini ramai beredar di akun X. Sejumlah netizen menghujat Gus Iqdam karena mengatakan Palestina aman.
Menurut sejumlah netizen, Gus Iqdam berkunjung ke Baitul Maqdis di tepi barat yang wilayahnya relatif aman. Peperangan justru terjadi di wilayah jalur Gaza, yang juga masih wilayah Palestina.
Sehingga pernyataan Gus Iqdam mengenai situasi Palestina yang aman dan damai tidak bisa diterima para netizen.
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto Didoakan WNI yang Dukung Israel, Permintaannya Auto Kena Hujat
-
Setelah Ria Ricis, Giliran Paul Idol Dikritik di Tengah Seruan Boikot Produk Israel
-
43 Merek Produk Kurma dari Israel yang Masuk Daftar Boikot
-
Istri Kena Kasus Hukum, YouTuber Oday Al Akhras Makin Sulit Kasih Bantuan ke Palestina
-
Viral Karyawan Google Bersuara Soal Palestina, Begini Respons Netizen AS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
Terkini
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!