Suara.com - Anggota Tim Pembela Prabowo-Gibran, Hotman Paris tiba-tiba menyampaikan harapannya terhadap Yusril Ihza Mahendra di sela-sela sidang sengketa Pilpres 2024.
Ia berharap Yusril bisa segera menjadi Jaksa Agung.
Baca Juga:
Di Sidang Sengketa Pilpres 2024, Yusril: Andai Kata Saya Gibran, Saya Tidak akan Maju
Hal itu disampaikan Hotman saat konferensi pers di sela-sela sidang sengketa hasil Pilpres 2024.
"Pertama, saya ucapkan mudah-mudahan cepat jadi Jaksa Agung. Yusril mudah-mudahan jadi Jaksa Agung," kata Hotman di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024).
Dia menyampaikan harapan tersebut saat berdiri persis di samping Yusril yang merupakan Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran itu.
Mendengar doa tersebut, Yusril hanya tersenyum.
Saat hendak mengakhiri komentarnya terkait persidangan, Hotman kembali menyampaikan harapan serupa.
Baca Juga: Ahli Prabowo-Gibran Ditegur Hakim MK: Jangan Model Kayak Koboi Ya!
"Sekali lagi, kita berharap teman kita ini cepat jadi Jaksa Agung," kata pengacara bergaya unik itu sembari memegang bahu Yusril.
Pada kesempatan yang sama, Hotman sempat membahas tudingan bahwa Presiden Joko Widodo melakukan kecurangan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dengan menunjuk penjabat kepala daerah.
"Tadi ucapannya Pak Bambang Wijayanto di mana ada pj-pj itu Pak Jokowi datang kampanye. Setahu saya sampai hari ini Presiden Jokowi tidak pernah melakukan kampanye apapun dalam pemilu kemarin, itu nanti itu dikoreksi ya. Jangan nanti jadi fitnah itu ya," ujarnya.
Sekadar informasi, ada dua pengajuan permohonan sengketa Pilpres 2024 yang disampaikan kepada MK.
Perkara pertama diajukan tim hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada Kamis (21/3/2024) lalu.
Baca Juga:
Tag
Berita Terkait
-
Sikap Mandiri Hakim MK Putuskan Panggil 4 Menteri Jokowi
-
Di Sidang MK, Margarito Kamis: Pendaftaran Gibran Sebagai Cawapres Sah Tanpa Perubahan PKPU
-
Bantah Pj Kepala Daerah Menangkan Prabowo-Gibran, Ahli IPDN Bandingkan Perolehan Suara di Aceh dan Bengkulu
-
Dibandingkan dengan Gibran, Tim Hukum Ganjar-Mahfud Sebut Yusril Lebih Pantas Jadi Cawapres
-
Ahli Prabowo-Gibran Ditegur Hakim MK: Jangan Model Kayak Koboi Ya!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024