Kotak Suara / Pilpres
Kamis, 04 April 2024 | 21:39 WIB
Cawapres nomor urut tiga, Mahfud MD saat ditemui wartawan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024). (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD merespons ucapan politisi Gerindra, Habiburokhman yang menyebut hak angket kecurangan Pemilu 2024 batal bergulir di DPR RI.

Mahfud menilai, hak angket bisa digulirkan kapan saja.

Baca Juga:

Gerindra Bersyukur Hak Angket Kecurangan Pemilu Tak Jadi, Fraksi PDIP: Diendapkan Tunggu Hasil MK

Hal tersebut disampaikan Mahfud karena menurutnya, tidak ada batasan waktu untuk pengguliran hak angket.

"Kita tunggu saja. Kan hak angket itu tidak dibatasi oleh waktu kan. Kapan saja. Beda dengan MK, dibatasi 14 hari. Kalau hak angket kapan pun masih bisa," kata Mahfud saat ditemui wartawan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024).

Meski begitu, mantan ketua MK tersebut merasa tidak memiliki kewenangan untuk menyikapi lebih dalam terkait nasib hak angket.

Karena, Mahfud mengaku tidak ikut campur sedari awal wacana hak angket diteriakkan oleh Ganjar Pranowo.

Baca Juga:

Baca Juga: Setujul Usulan Semua Parpol Gabung Pemerintah, Habiburokhman: Indonesia Gak Harus Ada Oposisi Kayak Amerika

INFOGRAFIS: Nihil Kesepakatan, Hak Angket Pilpres 2024 Hanya Angan-angan?

Oleh sebab itu, Mahfud merasa tidak memiliki kewenangan untuk mendorong atau pun melarangnya.

"Seperti saya katakan sejak awal, saya ini tidak ikut campur soal hak angket. Jadi saya juga tidak mendorong atau melarang. Ketika saya ditanya, begini ilmiahnya angket itu," terangnya.

"Tapi apakah harus dilakukan atau tidak, itu saya tidak mau ikut campur ke dalam partai karena di partai itu banyak sekali masalah yang harus dipertimbangkan kelihatannya," sambung Mahfud.

Hak Angket Layu

Anggota DPR RI fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman merasa bersyukur usai penutupan sidang paripurna sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 usulan menggulirkan hak angket mengenai kecurangan Pemilu 2024 tidak juga terlaksana.

Load More