Suara.com - Anies Baswedan kembali bertemu dengan Sandiaga Uno, mantan tandemnya di Pilkada DKI 2017 lalu. Keduanya bertemu saat menonton film LAFRAN bersama Jusuf Kalla di Epicentrum XXI, Jakarta pada Minggu (16/6/2024).
Apakah dalam pertemuan tersebut keduanya membahas peluang duet kembali di Pilkada Jakarta?
Menjawab pertanyaan tersebut, Anies menegaskan dalam kesempatan bertemu Sandiaga, Minggu sore, tidak ada obrolan soal nostalgia kembali memimpin Jakarta.
"Oh enggak, enggak, sama sekali, enggak ngobrol itu," kata Anies di Epicentrum XXI.
Anies mengungkapkan Sandiaga masih berfokus bekerja sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Dan beliau fokus pada kementerian. Sama sekali enggak ada obrolan soal possibility itu enggak," kata Anies.
Hal serupa ditegaskan Sandiaga.
Ia menyampaikan tidak ada obrolan seputar Pilkda DKI Jakarta. Bersama Anies, ia hanya membahas hal-hal umum, termasuk mengenai film LAFRAN yang mereka saksikan.
Ia juga menyampaikan belum ada rencana apapun perihal Pilkada Jakarta. Terlebih PPP belum memberikan penugasan apapun.
Baca Juga: Jadi Kandidat PDIP untuk Bertarung di Pilkada Jakarta 2024, Ahok Siap?
"Enggak, enggak ada ajakan tersebut enggak ada. Kan buat saya sendiri enggak ada tugas dari PPP. Jadi hari ini belum ada rencana untuk mengusulkan," kata Sandiaga.
Sebelumnya, Sandiaga mengaku siap mendampingi Anies Baswedan lagi, untuk maju kali ini di Pilgub Jakarta 2024. Namun hal itu dengan catatan bila PPP sudah memberikan tugas kepada dirinya.
Sandiaga mengatakan hingga saat ini dirinya belum mendapat tugas dari partai yang dipimpin Mardiono untuk ke depannya. Tapi apapun tugas yang diberikan partai dirinya mengaku siap.
"Belum ada arahan dari pimpinan PPP, jadi saya sebagai prajurit siap ditugaskan ke mana saja," kata Sandiaga di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Kendati begitu, Sandiaga mengaku juga masih fokus untuk menjalani tugasnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Kalau secara pribadi karena sudah ditugaskan di kementerian, tugas-tugasnya sangat menumpuk, ya kalau belum ada penugasan khusus ya tentunya tugas saya di kementerian," ujarnya.
Berita Terkait
-
Jadi Kandidat PDIP untuk Bertarung di Pilkada Jakarta 2024, Ahok Siap?
-
Ngaku Siap Kembali Bersanding di Pilgub Jakarta, Sandiaga Unjuk Kemesraan Bareng Anies dan JK
-
Kaesang Tertarik Jadi Cawagub, Tapi Projo Tolak Dukung Anies di Pilgub Jakarta
-
Peneliti Senior Sebut Anies Jadi Cagub Jakarta Lagi untuk Modal Pilpres Selanjutnya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana