Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai, masyarakat Jakarta kekinian menginginkan Anies Baswedan kembali memimpin. Menurutnya, justru masyarakat kecewa dengan kepemimpinan Pj Gubernur Jakarta Heru Budi sekarang.
"Ya tentu PKS dipercaya oleh rakyat Jakarta sehingga menjadi pemenang di Jakarta. Dan rakyat Jakarta itu sebagiannya sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh pejabat gubernur sekarang," kata HNW di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2024).
HNW lantas membeberkan beberapa hal yang menandakan masyarakat kecewa usai Anies tak memimpin lagi Jakarta.
"Misalnya kalau tadi saya, misalnya ya, komunitas yang kemarin suka dengan bersepeda. Kemudian fasilitas bersepedanya sangat dikurangi atau dibatasi. Misalnya masyarakat yang kemarin sangat setuju dengan dihapuskannya PBB untuk tanah ataupun rumah yang bernilai di bawah 2 milyar rupiah kemudian diberlakukan lagi, tentu mereka sangat kecewa," terang dia.
"Termasuk juga masyarakat agama, komunitas agama yang kemarin mereka mendapatkan, pada masa Pak Anies, mendapatkan apa yang disebut dengan boti, biaya operasional tempat ibadah, itu bukan hanya untuk masjid tapi untuk gereja, untuk semua. Dan ternyata kan pada zaman ini dipotong luar biasa, belum lagi masyarakat kampung bayam misalnya, nah mereka-mereka ini kecewa dengan apa yang terjadi setelah pak Anies tidak lagi menjadi gubernur," sambungnya.
Menurutnya, masyarakat yang merasa kecewa menyampaikan keluhannya kepada PKS meminta agar Anies memimpin kembali.
Ia pun meyakini jika pasangan Anies dengan Sohibul Iman bisa membawa Jakarta lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya.
"Tentu kita akan perjuangkan, karenanya kalau kemudian taglinenya adalah menjadikan kembali menjadikan Jakarta yang maju kotanya bahagia warganya, ya itu bisa aja menjadi tagline bersama, yang kita perjuangkan bersama dan tentu bagi PKS yang diinginkan adalah agar Jakarta lebih baik melanjutkan kebaikannya dan itu bisa dilakukan melalui pasangan Anies dan Sohibul," imbuh dia.
Baca Juga: Begini Kriteria Cawagub Jakarta yang Dicari Anies Baswedan
Berita Terkait
-
Begini Kriteria Cawagub Jakarta yang Dicari Anies Baswedan
-
Resmi Diusung NasDem, Anies Berharap Banyak Partai Beri Dukungan Maju Pilkada DKI
-
Pilgub Sumut, PKS-PDIP Usung Edy Rahmayadi Tantang Bobby Nasution?
-
Surya Paloh Umumkan Dukung Anies, Setelah 2,5 Jam Kaesang Cabut dari NasDem Tower
-
HNW Tantang Anies Satukan PKS, PKB, PDIP, dan NasDem di Pilgub DKI
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci