Suara.com - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berinisial H dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Banten lantaran diduga hadir dalam acara kampanye calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany.
Perwakilan Koalisi Masyarakat Banten untuk Perubahan, Carlos Fernando Silalahi mengatakan, dugaan pelanggaran netralitas ASN yang dilakukan H dikarenakan hadir dalam suatu acara kampanye Airin Rachmi Diany di Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak pada Minggu 29 September 2024.
"H diduga terlibat di acara, padahal berdasarkan beberapa aturan tentang kampanye, seperti PKPU nomor 13 tahun 2024 dan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, bahwasannya ASN tidak tidak boleh atau tidak bisa terlibat dalam pelaksanaan kampanye, sementara sekarang sedang dalam masa kampanye," kata Carlos ditemui di kantor Bawaslu Provinsi Banten, Rabu (9/10/2024).
Kata Carlos, pihaknya menerima informasi bila H hadir menggunakan rompi dihadapan calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany. Padahal, kehadiran H dalam kampanye sudah terindikasi melakukan pelanggaran netralitas ASN di Pilkada Serentak 2024.
"Keterlibatannya sejauh mana sedang kita telusuri. Nanti sejauh mana hasil penyelidikan yang dilakukan bawaslu kita serahkan, yang penting hari ini kita sudah melaporkan," paparnya.
Dalam laporannya, Carlos turut melampirkan barang bukti berupa foto-foto yang memperlihatkan kehadiran H di acara kampanye Airin Rachmi Diany yang dilakukan di Kabupaten Lebak pada bulan September 2024 lalu.
"Kita lampirkan bukti foto-foto yang bersangkutan saat acara di Maja, Lebak," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Baca Juga: Andra Soni dan Ratu Zakiyah Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Hadir di Agenda APDESI Serang
Berita Terkait
-
Andra Soni dan Ratu Zakiyah Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Hadir di Agenda APDESI Serang
-
Sedikit Lagi Lengser, Jokowi Perintahkan ASN Pindah ke IKN Awal Tahun Depan
-
Andra Soni Janjikan Rp300 Juta Per Desa Jika Terpilih Sebagai Gubernur Banten
-
Cerita Andra Soni 'Sulit Sekolah' Jadi Alasan Wujudkan Sekolah Gratis di Banten
-
Ketua Apdesi Lebak Dilaporkan ke Bawaslu Banten, Diduga Ajak Para Kades Menangkan Andra Soni
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024