Suara.com - Ratusan tokoh lintas agama di Kabupaten Serang, Banten meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Banten 2024.
Mereka menegaskan komitmennya meminta APH dan ASN netral untuk menjaga kedaulatan rakyat demi terciptanya pelaksanaan Pilkada Banten 2024 yang demokratis.
Para tokoh lintas agama itu pun memberikan pernyataan yang mengecam segala bentuk pelanggaran yang dilakukan APH maupun ASN dalam perhelatan Pilgub Banten ini.
Salah satu tokoh agama dari Majelis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran, Abah Elang Mangkubumi mengatakan, deklarasi tersebut dilakukan untuk mengawal demokrasi di Kabupaten Serang dan Pilgub Banten berjalan sesuai Perundang-undangan.
"Hari ini ulama dan lintas agama berkumpul semata untuk mengawal demokrasi agar terciptanya demokrasi yang sehat sesuai dengan undang-undang yaitu untuk kedaulatan rakyat, dari rakyat untuk rakyat," kata Abah Elang usai Halaqah Kebangsaan di Majlis Dzikir Bumi Alit Padjadjaran, Kabupaten Serang, Sabtu (19/10/2024) malam.
Dalam agenda Halaqah dengan tema 'Peran Ulama dalam mengawal demokrasi, ASN, TNI, Polri wajib netral' itu, Abah Elang menyebut masyarakat kini resah dengan opini adanya keberpihakan para kepala desa, ASN kepada salah satu kandidat calon kepala daerah baik dalam pemilihan bupati, wali kota maupun gubernur di Banten.
Ia menegaskan, para tokoh agama yang hadir sepakat menolak segala bentuk intimidasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Ia pun menekankan pemilihan kepala daerah di tanah jawara itu harus berlangsung aman dan damai.
Karenanya, ia menekankan para ulama dan tokoh lintas agama di Banten lebih berperan dalam menyampaikan pesan agar terciptanya proses demokrasi yang baik dan benar.
"Kami siap mengawal demokrasi secara baik dan benar dan kami akan sampaikan pesan ini terhadap ASN, APH, TNI, Polri, KPU Bawaslu agar mereka menjadi wasit yang sebaik-baiknya, tidak ada keberpihakan kemanapun," tegasnya.
"Tidak ada keberpihakan terhadap pihak manapun berikan kami kebebasan agar kami mendapatkan pemimpin sesuai dengan apa yang kami harapkan. Tentunya pemimpin tersebut mampu membangun SDM dan SDA serta memajukan kabupaten yang lebih maju lagi," tambahnya.
Abah Elang menuturkan, opini berkembang soal dugaan ketidaknetralan APH dan ASN menjadi kekhawatiran masyarakat. Ia juga menyinggung soal potensi kecurangan dan kekuatan besar untuk mengarahkan kepada salah satu kandidat sehingga membuat proses demokrasi tidak berjalan sehat.
"Kami percaya bahwa TNI Polri akan berlaku netral karena kalau mereka tidak netral pada siapa lagi kami akan meminta pertolongan," terangnya.
Abah Elang menegaskan, saat ini para ulama dan tokoh lintas agama lainnya di Kabupaten Serang akan bersatu mengawal proses Pilkada Serentak 2024 agar berjalan dengan tertib dan damai.
"Kami dari tokoh lintas agama siap mengawal demokrasi dengan baik dan benar, demokrasi yang aman, damai dan tenang," ujarnya.
"Kami tidak pernah bermasalah dengan kapasitas agama, ada katolik ada protestan, ada kristen ada konghucu ada buddha, ada buddha dan agama-agama tersebut justru bersatu padu untuk menjaga rakyat itu sendiri dalam Pilkada tahun ini," imbuh Abah Elang.
Berita Terkait
-
Kasus Ketua APDESI Serang Dukung Andra Soni dan Ratu Zakiyah Dilimpahkan ke Polda Banten
-
Krakatau Posco Jadi Wajib Pajak yang Berkontribusi Signifikan di Wilayah Banten
-
Jawaban Andra Soni Soal Kemungkinan Prabowo Subianto Ikut Kampanye di Banten
-
Penjelasan Dimyati Soal 'Perempuan Jangan Diberi Beban Berat Jadi Gubernur Banten'
-
Akademisi UI Kritik Keras Cawagub Banten Dimyati yang Sebut Jadi Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI