/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 17:43 WIB
AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Jhon Sitorus: Ada Potensi Keluar dari Koalisi (Suara.com/Ronald Seger Prabowo)

Partai Demokrat menginginkan dengan segera untuk mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) untuk calon presiden (capres) Anies Baswedan

Politikus Demokrat, Agust Jovan Latuconsina mengungkapkan bahwa mengumumkan cawapres lebih cepat akan semakin baik mengingat periode pemilihan umum (pemilu) 2024 berbeda dengan sebelumnya. 

"Berawal dari cuitan Andi Arief di Twitter, sudah ada pengetahuan Demokrat inginnya lebih cepat karena lebih baik. Masa kampanye dibatasi hanya 75 hari, artinya akan terlalu mepet jika terlambat," katanya, seperti dikutip Jumat (9/6/2023).

Menurutnya, jika mengumumkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai wakil Anies akan memiliki keuntungan seperti membangun chemistry capres-cawapres, mempersiapkan visi dan misi, menyatukan persepsi, dan menyamakan agenda kegiatan, dan sebagainya.

"Bisa saja memaksimalkan 75 hari atau enam bulan yang jatuh di Agustus. Tapi harus full speed, satu-dua bulan sebelumnya harus ada pasangan capres-cawapres," ujarnya.

Keinginan Demokrat mendapat sorotan pengamat politik. Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan bahwa AHY memiliki tiga kelebihan yaitu memiliki partai politik, infrastruktur dan suprastruktur yang baik, memiliki massa ratusan caleg yang membantu kampanye, dan memiliki sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai mentor. 

Dua kelemahan utama yang menjadi perhatian Pangi jika AHY menjadi cawapres Anies adalah kantong suara dan tidak berpengalaman.

"AHY tidak punya kantong suara yang jelas meski elektabilitasnya bagus. Meskipun sebaran merata tetapi tidak memiliki kantong khusus. Tidak memiliki pengalaman dalam pemerintahan," pungkas Pangi.

Terlebih, lanjut Pangi, Anies masih terlihat hati-hati menerima AHY karena harus menghitung dengan tepat agar jangan salah strategi dan taktik. Ia menambahkan kalau partai itu tergesa-gesa dan tidak hati-hati maka akan salah langkah.

Baca Juga: Mengamati Sikap Hakim di Sidang Haris-Fatia: Terlihat Bela Luhut?

"Jika salah menggandeng cawapres, maka akan mematikan langkah Anies," tegasnya.

Load More