Partai Demokrat menginginkan dengan segera untuk mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) untuk calon presiden (capres) Anies Baswedan.
Politikus Demokrat, Agust Jovan Latuconsina mengungkapkan bahwa mengumumkan cawapres lebih cepat akan semakin baik mengingat periode pemilihan umum (pemilu) 2024 berbeda dengan sebelumnya.
"Berawal dari cuitan Andi Arief di Twitter, sudah ada pengetahuan Demokrat inginnya lebih cepat karena lebih baik. Masa kampanye dibatasi hanya 75 hari, artinya akan terlalu mepet jika terlambat," katanya, seperti dikutip Jumat (9/6/2023).
Menurutnya, jika mengumumkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai wakil Anies akan memiliki keuntungan seperti membangun chemistry capres-cawapres, mempersiapkan visi dan misi, menyatukan persepsi, dan menyamakan agenda kegiatan, dan sebagainya.
"Bisa saja memaksimalkan 75 hari atau enam bulan yang jatuh di Agustus. Tapi harus full speed, satu-dua bulan sebelumnya harus ada pasangan capres-cawapres," ujarnya.
Keinginan Demokrat mendapat sorotan pengamat politik. Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan bahwa AHY memiliki tiga kelebihan yaitu memiliki partai politik, infrastruktur dan suprastruktur yang baik, memiliki massa ratusan caleg yang membantu kampanye, dan memiliki sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai mentor.
Dua kelemahan utama yang menjadi perhatian Pangi jika AHY menjadi cawapres Anies adalah kantong suara dan tidak berpengalaman.
"AHY tidak punya kantong suara yang jelas meski elektabilitasnya bagus. Meskipun sebaran merata tetapi tidak memiliki kantong khusus. Tidak memiliki pengalaman dalam pemerintahan," pungkas Pangi.
Terlebih, lanjut Pangi, Anies masih terlihat hati-hati menerima AHY karena harus menghitung dengan tepat agar jangan salah strategi dan taktik. Ia menambahkan kalau partai itu tergesa-gesa dan tidak hati-hati maka akan salah langkah.
Baca Juga: Mengamati Sikap Hakim di Sidang Haris-Fatia: Terlihat Bela Luhut?
"Jika salah menggandeng cawapres, maka akan mematikan langkah Anies," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Bank Sampah di Tengah Lonjakan Harga Plastik
-
Ahmad Dhani Ingin Cucu Pertamanya Lahir di Jumat Kliwon, Apa Istimewanya Bagi Masyarakat Jawa?
-
Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia
-
4 Zodiak Paling Beruntung 11 Mei 2026: Karier Melesat dan Keuangan Menguat
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global
-
Mengapa Menonton Film 'Pesta Babi' dan Membagikannya di Medsos Tidak Akan Mengubah Apa pun
-
Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode