Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diisukan akan melakukan pembicaraan dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
Jika pertemuan keduanya benar terjadi, Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang diisi oleh Demokrat, NasDem, dan PKS akan berubah.
Melihat hal tersebut, Pangi Syarwi Chaniago seorang pengamat politik, mengatakan bahwa PDIP menggunakan demokrasi liberal, bukan demokrasi Pancasila.
"PDIP terkesan memakai demokrasi liberal, sedangkan demokrasi Pancasila semestinya harus dijaga dengan baik," kata Pangi kepada tvOne, dikutip Liberte Suara, Senin (12/6/2023).
Pangi memberikan alasan mengapa menjaga demokrasi Pancasila dalam berpolitik.
"Semua tentang etika politik. Demokrasi liberal bisa saja dijalankan, tetapi ruhnya di mana?" ujar Pangi.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research mengatakan bahwa ketika skenario itu terjadi dan kerja sama terjalin, harga diri Demokrat jadi pertanyaan.
"Nanti, di mana harkat dan martabat dari Demokrat, soal harga diri juga, kalau pembicaraan terjalin antara AHY-Puan," jelasnya.
Padahal, katanya, Demokrat selama ini punya kekuatan pada perubahan dan kebaikan. Terlebih kini dalam koalisi ada piagam yang disepakati bersama tiga partai.
Baca Juga: Berencana Mau Umrah? Berikut 4 Manfaatnya yang Wajib Kamu Ketahui
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Stok Sapi Kurban di Sleman Ternyata Minus 5.381 Ekor, Warga yang Mau Kurban Harus Bagaimana?
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
Puluhan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi yang Laku Terjual di Pelelangan BPA Fair
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Berburu Harta Karun Koruptor, Jejouw Gigit Jari Gagal Bawa Pulang Harley Davidson
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions, Damien Comolli Dikabarkan Segera Tinggalkan Klub