Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, merasa prihatin dengan penambangan ilegal yang terus beroperasi di Pulau Sangihe.
Mengutip dari akun JATAM Nasional (@jatamnas), tambang ilegal di pulau kecil Sangihe terus beroperasi tanpa penegakan hukum.
Akun @SaveSangihe berulang kali mendesak dan melaporkan ke pemerintah dan aparat, namun di lapangan, operasi terus berjalan.
Pada Mei 2023, tim dari Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan yang dipimpin oleh Mahfud MD bertandang ke lokasi. Mirisnya, saat tim tersebut datang, alat-alat berat untuk menambang disembunyikan dan kini kembali beroperasi.
Tim @PolhukamRI berencana memasuki kawasan tambang ilegal di Bowone. Bukaan kawasan yang tadinya masih tertutupi oleh rimbunnya pepohonan kini menjadi lahan terbuka dan berlumpur.
Informasi yang dihimpun oleh @SaveSangihe menyebutkan di kawasan tersebut telah dibangun beberapa kolam pengolahan tambang emas. Pengolahan ini menggunakan 500 kg sianida dan 800 sak semen untuk menangkap emas di tiap kolam.
Ketika @SaveSangihe & tim Polhukam hendak memasuki lokasi, sejumlah orang yang mengatasnamakan diri sebagai penambang tradisional mencegat.
Mulut mereka berbau alkohol. Rombongan sempat bersitegang sebelum mereka masuk ke kawasan tambang ilegal. Tidak diketahui siapa pihak yang menggerakkan orang-orang tersebut dan apa motifnya.
Menanggapi hal tersebut, Susi Pudjiastuti menyertakan emoticon menangis dalam cuitannya. Ia menyayangkan alam Indonesia yang semakin dirusak dan ancaman bencana yang menyertainya.
“Hutan habis, bencana longsor mengancam .. pulau indah pun akan gundul dan kerontang,” ujar Susi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @susipudjiastuti pada Rabu (14/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak