"Mereka menolak NasDem mengusung Anies Baswedan karena Anies kental sekali dengan cap politik identitas yang dulu digunakannya waktu pilgub DKI tahun 2017," tegas Denny Siregar.
Elite NasDem yang sudah mengetahui cap politik identitas itu yang melekat di diri Anies Baswedan, tak digubris oleh Surya Paloh dengan tetap mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Tapi Surya Paloh tetap keras kepala demi tujuan besarnya, dan akhirnya ramai-ramailah elite NasDem mundur menjadikan NasDem kehilangan panglima-panglima terkuatnya," tutur Denny Siregar.
Lebih lanjut, Denny Siregar pun mengungkapkan bahwa mundurnya para elite NasDem itu diikuti pula oleh para kader NasDem yang turut mundur.
"Dan mundurnya beberapa elite ini diikuti dengan mundurnya ribuan kader dan pendukung NasDem di banyak daerah," tandasnya.
Sementara itu, kabar terbaru, Ketua DPW Partai NasDem Saan Mustopa membantah ribuan kader NasDem di Indramayu dan Cirebon berpindah ke Partai Perindo. Ia mengklaim hanya sekitar 30-an orang yang pindah.
Ia menyebut seluruh kader yang pindah itu berasal dari Indramayu, sedangkan untuk di wilayah Cirebon, Saan menyebut sama sekali tidak ada kadernya yang pindah ke Perindo.
Saan menerangkan kader yang berpindah itu beberapa di antaranya merupakan caleg Partai NasDem dan beberapa di antaranya merupakan pengurus DPD NasDem Indramayu.
"Enggak ada, paling juga enggak nyampe 30-an lah," kata Saan dikutip dari CNN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Anime The Villager of Level 999: Kala yang 'Lemah' Justru jadi yang Terkuat
-
7 Fakta Maling Gotong N-Max di Boyolali, Motor Dikunci Ganda Tetap Raib
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
-
Kronologi 2 Remaja Tenggelam di Sungai Tunjungharjo yang Ditemukan Meninggal Dunia
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Pendamping Tak Kasatmata
-
Suasana Berbeda Buka Puasa di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Siapkan 7.000 Makanan Berat dan Takjil
-
Diduga Lakukan Pemerasan, Polda DIY Nonaktifkan dan Patsus Anggota Satintelkam Polres Bantul
-
Usai Tutup Lama dan Digembok, Museum Keraton Surakarta Kembali Dibuka
-
Pemkot Yogyakarta Pastikan Stok Bahan Pangan Selama Ramadan Aman, Masyarakat Diimbau Tak Panik