Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rusli Effendi mengungkap alasan Sandiaga Uno resmi menjadi seorang kader PPP.
"Alhamdulillah, Bang Sandi sudah resmi menjadi kader partai, sudah pakai baju hijau, dan proses 'ospek' selesai," kata Rusli kepada Sapa Indonesia Pagi dikutip Liberte Suara, Jumat (16/6/2023).
Mengenai potensi Sandiaga menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari PPP untuk mendampingi calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, Rusli tidak memberikan keterangan lebih lanjut.
Ia justru menerangkan soal Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP. Disebutkannya, PPP akan membicarakan tentang kerja sama politik dan persiapan menghadapi pemilihan presiden (pilpres).
"Tentu kita akan bicarakan soal sosok siapa yang akan didukung oleh PPP," jelasnya, menambahkan.
PPP melihat Sandiaga sebagai salah satu sosok yang memiliki track record luar biasa.
"Dari track record, beliau juga sangat dekat dengan kita (PPP). Beberapa tahun lalu secara personal ya," ujarnya, menambahkan.
Lebih lanjut Rusli mengatakan, Sandiaga telah diberi tugas oleh Partai. Ia yang merupakan seorang pengusaha yang mumpuni dalam politik.
"Kita berikan penugasan, tugas partai yang mulia dalam rapimnas. Kita tidak ragukan beliau. Untuk berkontribusi di PPP dan tentu untuk masyarakat Indonesia di masa depan," jelasnya.
Sebelumnya, PPP resmi memberikan kartu tanda anggota (KTA) kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Rabu (14/6/2023).
Pelaksana tugas Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan Sandiaga bakal diberi tugas berat alias dipelonco.
Mardiono menjelaskan, tugas Sandi akan diumumkan pada rapimnas. Rapimnas juga akan membahas posisi Sandiaga dalam struktur kepengurusan partai.
Mardiono tidak menjelaskan secara eksplisit kala ditanya jika tugas Sandi berhubungan dengan pencapresan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Misteri Kamar 402: Ekspedisi Horor Tim Live Streaming di Rumah Sakit Korea
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut? Siap Dibangun di Nusa Penida Bali
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih
-
Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun