Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menilai bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berpotensi dilirik PDI Perjuangan.
Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, kata Burhanuddin, setidaknya memiliki empat kelebihan yang menjadi daya tarik bagi PDIP memilihnya untuk mendampingi calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.
"Mas Sandi punya banyak macam posisi tawar," kata Burhanuddin kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Senin (19/6/2023).
Sandiaga, tambahnya, merupakan figur teratas ketiga yang dikenal luas publik. Ini menjadi nilai lebih secara elektoral.
"Pertama secara elektoral, Mas Sandi termasuk top 3 yang dipilih oleh publik," imbuhnya.
Keislaman yang melekat pada PPP juga akan menempel pada Sandiaga. Kombinasi antara tokoh nasionalis dan Islam telah dilakukan sebelumnya oleh PDIP pada pemilihan presiden (pilpres) 2019 pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
"Kemudian yang kedua, Mas Sandi juga punya Islamic credential paling tidak setelah dibaiat oleh Mas Awi sebagai kader PPP. Otomatis itu punya semacam Islamic credential, tokoh dari partai Islam," tutur Burhanuddin.
Karena PDIP kuat di Jawa, lanjut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia itu, Sandiaga memiliki nilai bagus di sini.
Menurutnya, jika PDIP memilih Sandiaga sebagai cawapres Ganjar, akan tercipta kombinasi Jawa-luar Jawa.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Argentina Malam Ini, Bisa Streaming Gratis Juga
"Ketiga bagaimana pun Mas Sandi dari luar Jawa buat Ibu Mega penting untuk memadukan kombinasi Jawa-luar Jawa, nasionalis-Islam," imbuhnya.
Soal logistik tidak kalah penting, kata Burhanuddin. Ia menilai, Menparekraf itu tepat mengisi kebutuhan logistik untuk memenangkan pilpres 2024.
"Terakhir tentu 'elephant in the room' Mas Sandi punya logistik", pungkas Burhanuddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 58,7 Hektare
-
Presien Prabowo Minta Penertiban Baliho, Begini Kata Wali Kota Pekanbaru
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?
-
Minimarket yang Merepotkan, Kisah Dokgo dan Empati di Balik Rak Minimarket
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Ulasan Novel Heartbreak Motel: Potret Kelam Luka Batin Seorang Aktris
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
-
5 Fakta Keluarga Besar Ragnar Oratmangoen: Dari Sutradara, Musisi, Dubes hingga Bupati
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu