Beredar video berjudul ‘Suami Puan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus BTS, Diduga Sudah Rp3,5 Triliun’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Minggu (18/06/23).
Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa suami dari Puan Maharani, Happy Hapsoro terlibat dalam kasus korupsi pengadaan tower BTS yang menjerat Johnny G Plate.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail seorang pria yang mirip Happy tengah berdiri mengenakan jaket atau rompi orange KPK dikelilingi oleh awak media.
Di Samping kanan kirinya banyak anggota polisi hingga anggota KPK. Happy seolah-olah sudah ditangkap oleh aparat karena terbukti terlibat dalam kasus korupsi itu.
Kemudian agar lebih menyakinkan latar belakang tumblr dipakai menggunakan latar gedung KPK.
Baca Juga: Santai Banget! Pemain Argentina Main Kartu Remi Jelang Hadapi Timnas Indonesia
Video itu pun disertai tulisan ‘Tiba di Kantor KPK Pusat, Suami Puan Terbukti Korupsi BTS dengan Modus Ini’.
PENJELASAN
Sebelumnya, sempat tersebar kabar bahwa suami dari Puan Maharani, Happy Hapsoro terlibat dalam kasus korupsi pengadaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) yang merugikan negara hingga Rp8,2 Triliun.
Salah satu tersangka yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung adalah mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate.
Memang benar PT Basis Utama Prima yaitu perusahaan yang ditunjuk untuk menyediakan panel surya sistem dalam pengadaan proyek infrastruktur paket 1 sampai dengan 5 BTS 4G Bakti Kominfo adalah milik Hapsoro Sukmonohadi alias Happy Hapsoro.
Meski begitu, bukan Happy yang terlibat karena menurut Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Basis Utama Prima Muhammad Yusrizki adalah tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur ini.
Kejagung pun langsung melakukan penahanan kepada Yusrizki untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Sebagai informasi tambahan Happy Hapsoro diketahui memiliki 75.924 lembar saham BUP atau setara 99,9 persen saham perusahaan.
Kemudian, setelah ditelusuri, video berdurasi 8 menit 4 detik itu tidak menampilkan bukti apapun jika Happy ikut terlibat dalam korupsi ini, dan bukti ditemukannya uang hingga Rp3,5 Miliar pun tak ada dalam video.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan seorang pria yang mirip Happy tengah berdiri mengenakan jaket atau rompi orange KPK dikelilingi oleh awak media itu adalah manipulasi.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut berhubungan dengan ‘ berita berjudul ‘KPK Tanyakan Sanusi Soal Penggusuran Kalijodo yang Dibiayai Swasta’ yang diunggah hukum online pada 12 Mei 2016.
Berita ini berkaitan dengan kasus mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi yang tertangkap basah menerima suap dari PT Agung Podomoro Land terkait Teluk Jakarta.
KESIMPULAN
Video ‘Suami Puan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus BTS, Diduga Sudah Rp3,5 Triliun’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'