/
Senin, 19 Juni 2023 | 14:15 WIB
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya (YouTube)

Partai Demokrat masih menghitung untung-rugi jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon wakil presiden (cawapres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, kata pengamat politik Charta Politika.

Yunarto Wijaya, mengatakan bahwa, Demokrat tetap akan berpikir mengenai jalan terbaik untuk AHY dan partai. 

Opsi bergabung dengan PDIP menjadi salah satu yang dilirik oleh Demokrat untuk memenangkan kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2024. 

"Demokrat tetap akan berpikir mengenai jalan terbaik buat Mas AHY dan buat partai Demokrat," kata Yunarto dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Senin (19/6/2023).

"Kalau peluang apakah Mas AHY masuk sebagai cawapres akan menunggu partai yang masuk barisan Ganjar Pranowo," imbuhnya.

Dari langkah tersebut, Direktur Eksekutif Charta Politika itu menilai, bahwa Demokrat mengakui peluang Ganjar menang pilpres cukup besar. Dan secara tidak langsung menyimpulkan Anies Baswedan sulit untuk dimenangkan.

Klaim tersebut juga didukung oleh data survei yang diakui. Secara taktis, hal ini dapat dihitung oleh Demokrat sebagai kans yang besar bagi AHY.

"Masuk koalisi Ganjar di atas kertas memiliki nilai lebih karena berbasiskan data survei yang diakui oleh teman-teman Demokrat bahwa peluang Ganjar lebih besar untuk menang dibandingkan dengan Mas Anies," ujar Toto, sapaan akrab Yunarto.

"Secara taktis bisa dihitung mungkin dan besar peluang Mas AHY untuk tetap masuk dalam barisan koalisi Ganjar," tegas Toto.

Baca Juga: Ditanya Alasan Suka Kaesang Pangarep, Erina Gudono Malah Ngejoke: Iya Pisangnya Enak

Load More