Pegiat media sosial Eko Widodo menyoroti tudingan yang ditujukan kepada Anies Baswedan bahwa akan menjadikan Republik Indonesia (RI) menjadi negara suriah dan khilafah jika terpilih menjadi presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hal tersebut ditanggapi Eko Widodo melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Widodo mengatakan bahwa jawaban dari Anies Baswedan justru bikin buzzer kelojotan.
Eko Widodo juga menyerukan agar melihat faktanya kalau DKI Jakarta justru penuh ketenangan.
"Tuduhan Anies akan mendirikan negara Khilafah, jawabannya bikin buzzer kelojotan. Lihatlah faktanya di Jakarta tenang, damai dan jadi rumah bagi kebinekaan!," tutur Eko Widodo dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekowboy2, Selasa (21/6).
Sementara itu, diketahui bahwa Anies Baswedan kerap kali dinilai sebagai sosok yang identik dengan Islam radikal.
Tak hanya itu, banyak orang juga berspekulasi terkait jika seandainya Anies menjadi presiden, maka di khawatir akan ada sistem pemerintah khilafah.
Terkait kekhawatiran itu, Anies Baswedan pun memberikan reaksi seperti dalam program Kick Andy di Metro TV.
"Ini soal kekhawatiran yang selalu terungkap di permukaan kalau Anies Baswedan jadi presiden maka negara ini akan menjadi negara islam dengan sistem pemerintahan khilafah. Jadi anda identik dengan islam radikal menurut pandangan orang-orang yang tidak menginginkan anda menjadi presiden, apa jawaban anda?, " kata Andy.
Kemudian, Anies Baswedan seraya menanggapi hal itu, mengakui telah menerima sinyal kekhawatiran tersebut semenjak Pilkada 2016-2017 ketika dirinya maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta bersama Sandiaga Uno sebagai wakilnya.
Baca Juga: SBY Tak Hanya Sinyalkan Rekonsiliasi: Jokowi Terlihat Akan Berikan Tiket Duet Ganjar Pranowo-AHY
Berita Terkait
-
Bukan Beri Materi Antikorupsi Seperti Ganjar, Anies Baswedan Dinilai Cocok Jadi Mentor Terkait Kelebihan Bayar dan Ngibul
-
Anies Baswedan Disebut Malah Diam dan Manut Saja Soal Rencana Pengumuman Nama Cawapresnya Sepulang Ibadah Haji
-
Awal Gagal Majunya Anies Baswedan, Sejumlah Kasus Elite NasDem Dikabarkan Jadi Penyebab Retaknya Koalisi Perubahan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!