Pengamat Politik Hasan Nasbi menyoroti PDI Perjuangan (PDIP) imbas puisi yang dibacakan oleh seniman Butet Kartaredjasa.
Diketahui, Butet melontarkan pantun dalam acara peringatan Bulan Bung Karno yang diadakan PDIP pada Sabtu, 24 Juni 2023.
Menurutnya, seandainya PDIP ingin menyampaikan pesan di acara bulan Presiden RI pertama yaitu Ir. Soekarno tersebut, puisi yang dibacakan Butet bukan puisi yang tepat. Salah satu pesan yang bisa dikutip yaitu jas merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah.
“Kalau kita mau menghayati pesan Bung Karno, ada pesan Bung Karno yang sering dikutip oleh juga orang-orang PDIP, jas merah jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujar Hasan Nasbi, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Selasa (27/6/2023).
Hasan Nasbi mengatakan pesan dalam puisi yang dibacakan merupakan pesan insinuatif dan penuh kebencian tetapi dibacakan di hadapan Megawati Soekarnoputri.
“Bayangkan coba Butet Kartaredjasa seorang budayawan menyampaikan pesan insinuatif dan penuh kebencian di depan Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujarnya.
Bos Lembaga Survei Cyrus Network ini kemudian mengingatkan bahwa Prabowo yang diduga dihina melalui puisi tersebut bergandengan tangan bersama Megawati pada tahun 2009.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader pentolan PDIP juga mengangkat Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.
Dan belakangan putra sulung Presiden Jokowi yaitu Gibran Rakabuming Raka juga kerap bertemu dengan Prabowo. Oleh karena itu, puisi Butet lebih tepat disebut sebagai pesan kebencian.
Baca Juga: PSSI Rancang Laga Timnas Indonesia Lawan Portugal Sebelum Cristiano Ronaldo Pensiun
“Makanya saya sebut ini sebagai pesan kebencian dari seorang budayawan atau mungkin partai mau menyampaikan pesan nyilih tangan budayawan,” ujar Hasan Nasbi.
Berikut bait puisi yang diduga untuk menyindir Prabowo: Jagoan Pak Jokowi rambutnya putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih jika kelak ada presiden hobinya kok menculik.
Berita Terkait
-
Diduga Sindir Anies dan Prabowo, Pengamat Politik Soal Puisi Butet Kartaredjasa: Ini Pesan dari Partai, Bukan Pesan dari Butet
-
Masa Lalu Prabowo Diungkit Oposisi, Elite Gerindra Turun Bawa Instruksi: Apabila Ada Kabar Tak Baik...
-
Singgung Presiden Hobi 'Menculik' di GBK, Ini Sosok Butet Kartaredjasa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
-
Dituduh eks Istri Andre Taulany Langgar Privasi, Pengacara ART: Foto Pagar Rumah Bukan Data Pribadi
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar