/
Kamis, 29 Juni 2023 | 10:30 WIB
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (Suara.com/Bagaskara)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto tanggapi kabar bahwa salah satu elite kadernya yang juga presiden saat ini, Joko Widodo (Jokowi) mendukung sosok dari Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Dirinya mengatakan hal tersebut tidak mungkin terjadi, pasalnya suara dukungan dari orang nomor satu tersebut pastinya sudah dimiliki oleh Ganjar Pranowo.

Ia mengatakan bahwa pemberian suara dukungan itu tak hanya berdasarkan hubungan sesama partai, tetapi juga kesamaan visi dalam turun melayani rakyat di Indonesia.

"Dukungan dari Presiden Jokowi ke PDI Perjuangan dan Pak Ganjar harus dimaknakan dalam satu kesatuan gerakan, jadi terjadi kesatupaduan gerak, bukan klaim semata. Karena itulah bekerja keras, turun ke bawah dengan semangat tinggi melalui blusukan adalah model sesungguhnya dari kedekatan dan dulungan Presiden Jokowi," ucapnya.

Hasto menegaskan kebersamaan sejak lama dan perjuangan di banyak kontestasi pemilu tidak mudah digantikan oleh klaim kedekatan semata. Dia menyebut kedekatan itu tidak bisa diganti dengan menampilkan gambar bersama Presiden Jokowi.

Menurutnya, daripada berlomba untuk mengklaim siapa yang sebenarnya mendapatkan suara dukungan dari Jokowi, ia lebih memilih untuk mengajak berlomba dalam melayani masyarakat di lapangan.

"Kebersamaan panjang melalui banyak pemilu tidak begitu mudah digantikan oleh klaim kedekatan sepihak dengan hanya sekdar menampilkan gambar dengan Presiden. Rakyat bisa menilai, siapa yang melakukan pergerakan ke bawah, blusukan, dan menyapa rakyat itulah yang sebenarnya mendapatkan preferensi dukungan dari Presiden. Jadi daripada klaim sepihak, lebih baik berlomba turun ke bawah," tegasnya.

Load More