Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang menyampaikan terima kasih kepada Ketua PSSI Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terkait merenovasi fasilitas di Jakarta International Stadium (JIS).
Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu menegaskan bahwa hal itu sangat tampak jelas ada unsur politisnya.
Said Didu pun mengherankan aturan yang mengizinkan pemerintah pusat memberikan anggarannya kepada pemerintah daerah sementara pemerintah daerah tidak memintanya.
"Ini jelas sangat politis. Anggaran pemerintah pusat digunakan untuk asset Pemda padahal Pemda tidak minta bantuan Pusat. Pake aturan apa?," ujar Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Kamis (6/7).
Lebih lanjut, Said Didu menyindir tampak makin aneh terkait pengelolaan negara.
"Demi #politikbarbar, kalian makin aneh mengelola negara," tandasnya.
Sementara Itu, Erick Thohir sendiri telah membantah bahwa renovasi stadion ini bersifat politis. Ia menegaskan bahwa renovasi ini adalah bentuk keseriusan pemerintah demi menyukseskan ajang Piala Dunia U-17 di Indonesia.
"Kalau JIS ini dikaitkan dengan isu politik kebalik dong. Justru pemerintah ini mau merenovasi 22 stadion untuk standar internasional dan FIFA. Pemerintah juga akan mengajukan lapangan-lapangan untuk U-17. Ada enam atau 8 lapangan yang mau diajukan, termasuk JIS. Tapi sebelum diajukan kan kita harus perbaiki kualitasnya. Stadion GBK waktu diajukan sebagai lokasi Asian Games pun rumputnya diperbaiki total dan ada perbaikan akses. Ini (JIS) juga sama," ujar Erick kepada sejumlah wartawan, Kamis (6/7).
Sebelumnya, Heru Budi bersama Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki telah meninjau sejumlah fasilitas di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Selasa (4/7/2023). Hal tersebut guna melihat kesiapan dan standardisasi stadion untuk berbagai perhelatan yang akan digelar, termasuk Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Hari Ini Bahas Kemacetan di Jakarta, Pj Gubernur Heru Budi: Kalau Jam Enam itu Seperti Air Bah!
Usai melakukan peninjauan tersebut, ada beberapa terhadap JIS bila akan digunakan untuk Piala Dunia U-17 dari Menteri Basuki Hadimuljono. Beberapa diantaranya adalah kondisi rumput, akses keluar masuk, dan ketersediaan lahan parkir.
Basuki mengatakan bahwa ia akan mengganti rumput JIS untuk perbaikan waktu jangka pendek. Ia menyebut diperkirakan biaya perbaikan rumput JIS akan menelan biaya Rp6 miliar.
Akses keluar masuk JIS, kata Basuki, juga perlu ditambah. Sebabnya, akses keluar masuk saat ini hanya satu dan bisa membahayakan.
Selain itu, Basuki juga menyebut akan dibangun pula lahan parkir baru untuk kendaraan. Rencananya, akan dibangun lahan parkir baru seluas 5000 meter untuk mengakomodasi penonton.
Di samping itu, Heru Budi juga mengatakan Dinas Bina Marga DKI telah mulai bekerja mempersiapkan renovasi JIS. Dinas Bina Marga kebagian tugas menambah akses keluar masuk stadion.
Tag
Berita Terkait
-
Minta Polemik JIS Dihentikan, Erick Thohir 'Diserbu': Itu Artinya Klaim-klaim Selama Ini Nilainya Nol!
-
Menteri PUPR Sebut Rumput JIS Tak Sesuai Standar FIFA, Pengamat: Berlagak Bisa Baca Pikiran FIFA, Padahal...
-
Erick Thohir Minta Polemik JIS Dihentikan, Geisz Chalifah: Makanya Lain Kali Bicara Pakai Data yang Benar, Bukan dari Buzzer
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo