/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 23:10 WIB
Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram/@jakintstadium)

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli, mengomentari perihal polemik akibat wacana renovasi Jakarta International Stadium (JIS).

JIS belakangan menuai polemik usai diwacanakan akan dijadikan sebagai venue Piala Dunia U-17 2023 karena JIS dianggap belum memenuhi standar FIFA.

Untuk diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau sejumlah fasilitas di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Selasa (4/7/2023).

Hal tersebut guna melihat kesiapan dan standardisasi stadion untuk berbagai perhelatan yang akan digelar, termasuk Piala Dunia U-17.

Berdasarkan tinjauan, ditemukan sejumlah catatan penting dan evaluasi yang akan segera ditindaklanjuti, salah satunya terkait akses dari dan menuju JIS.

Menanggapi hal tersebut, Guntur Romli mengungkit saat JIS menjadi venue konser Dewa19 beberapa waktu lalu. Menurutnya, JIS bahkan tidak memenuhi standar konser musik.

“Enggak usa pake standar pertandingan FIFA, standar konser musik aja JIS sudah gak layak,” ujar Guntur Romli, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @GunRomli pada Jumat (7/7/2023).

Oleh karena itu, ketua organisasi relawan Ganjar Pranowo ini menilai langkah pemerintah merenovasi JIS adalah tepat.

Adapun salah satu hal dugaan penyebab pihak-pihak itu marah karena mereka takut aroma korupsi dalam pembangunan JIS terbongkar.

Baca Juga: Persebaya vs Barito Putera, Aji Santoso Waspadai Ketajaman Lini Depan Laskar Antasari

“Sudah tepat direnovasi. Kalau ada yg marah2 & mempolitisir, jangan2 mrk takut aroma korupsi pembangunan JIS terbongkar,” ujar Guntur Romli.

Load More