Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, mengomentari perihal aksi people power yang terjadi di DKI Jakarta dan Solo.
Untuk diketahui, sekelompok orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi People Power Indonesia mengadakan aksi demo pada Jumat (7/7/2023).
Aksi damai tersebut dilakukan di depan Gedung Umat Islam Kartopuran Kota Solo. Terpantau sekitar seratus orang ikut dalam aksi tersebut.
Massa tersebut membawa spanduk bertuliskan 'Rakyat Wonogiri dukung gerakan people power', 'Rakyat Klaten dukung people power', 'Rakyat Sragen dukung people power'.
Selain itu juga ada spanduk bertuliskan 'Turunkan Jokowi sekarang juga', 'Jokowi gagal urus bangsa', 'Usut tuntas ijazah palsu Jokowi', 'Kembalikan kedaulatan ke tangan rakyat', 'Turunkan dan adili rezim korup'.
Hal serupa terjadi di Jakarta. Sekelompok orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi Rakyat Menggugat melakukan aksi People Power di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat.
Menanggapi hal tersebut, Chusnul menyoroti sepinya aksi people power yang dilakukan sekelompok orang di Jakarta dan Solo.
“People power, di jakarta sepi, di solo juga sepi,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (10/7/2023).
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa ketika ratusan orang berdemo meminta Presiden Joko Widodo diturunkan, maka ada jutaan rakyat di rumah yang menertawakan mereka.
Baca Juga: Jelang Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2023, Anggota Satlantas Solo Diperiksa Kelengkapannya
“Jadi memang fakta, ratusan yang demo turunkan Jokowi, jutaan rakyat di rumah menertawakan mereka,’ sambungnya.
Berita Terkait
-
Jelang Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2023, Anggota Satlantas Solo Diperiksa Kelengkapannya
-
Jadi Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Ini Deretan Kasus Besar yang Diungkap Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Solo
-
Nama Anies Dihapus dari 5 Lapangan Ingub Berstandar FIFA di DKI, Aktivis: Hasil Nyata dari Revolusi Mental
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati