/
Sabtu, 15 Juli 2023 | 23:35 WIB
Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie (tengah). (Suara.com/Bagaskara)

Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengomentari perihal organisasi relawan Presiden Joko Widodo yang disebut Projo yang menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo.

Untuk diketahui pada Sabtu (15/7/2023), Projo se-Jawa Barat menegaskan dukungannya terhadap Ganjar Pranowo, yang diusung sebagai calon presiden dari PDIP, di sekretariat Roemah Bersama Alumni, Jalan Imam Bonjol, Kota Bandung.

Hal tersebut untuk merespon konferensi daerah (konferda) yang dipimpin Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Jabar, Djoni Suherman, di Hotel Horison, Kota Bandung, pada Minggu (9/7/2023).

Konferda tersebut dianggap ilegal karena tidak memenuhi syarat anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART).

Konferda tersebut seharusnya dihadiri oleh 2/3 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang hadir, tetapi hanya 5 dari 27 pengurus kabupaten/kota di Jawa Barat yang hadir. Selain itu, sangat disayangkan Konferda tersebut tidak mengundang seluruh pengurus yang mendukung Ganjar.

"Kita semua sepakat dengan partai dan mendukung Ganjar Pranowo untuk 2024. Jadi apa yang dilakukan oleh DPD Projo Jawa Barat kemarin dalam konferdanya sangat tidak etis, tidak bisa mendukung sepihak untuk calon di luar Ganjar Pranowo, tidak bisa itu," ungkap Pendiri Projo Jawa Barat, Agung Surya dikutip dari Berita Satu.

Menanggapi hal tersebut, Jhon menilai Budi Arie dipastikan hanya akan membawa gerbong kosong kepada Prabowo Subianto.

“Budi Arie dipastikan hanya akan membawa GERBONG KOSONG ke Prabowo,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17 pada Sabtu (15/7/2023).

Pasalnya, akar rumput tentu lebih memahami siapa bakal calon presiden yang harus dipilih. Ia pun berharap langkah Projo Jawa Barat diiktui oleh Projo daerah lain.

Baca Juga: 20 Kata-Kata Tahun Baru Islam Menyentuh Hati, Penuh Pesan dan Harapan Baik

“Grass Root lebih paham siapa yang mesti dipilih, anak kandung rakyat bukan anak ELITE, bukan yang masa lalunya HITAM, juga bukan bagian dari kelompok RADIKAL. Langkah Projo Jawa Barat akan segera diikuti daerah lain,” ujar Jhon.

Beberapa waktu lalu Projo sempat mengunjungi Prabowo Subianto di mana banyak yang mengartikan hal tersebut menunjukkan arah dukungan Projo.

Namun, dalam Rakernas III PDIP di Kantor Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023), Presiden Jokowi menyatakan dukungannya kepada bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo.

Menanggapi hal itu, Budi mengatakan masih menunggu perintah, arahan, serta komando Presiden Jokowi dan menegaskan tegak lurus kepada Presiden Jokowi.

"Kami masih menunggu perintah, arahan dan komando Jokowi soal Pilpres 2024. Projo 100 persen ikut Jokowi. Kami tegak lurus Pak Jokowi," kata Ketum Projo Budi Arie kepada wartawan, Kamis (8/6/2023).

Load More