/
Kamis, 20 Juli 2023 | 13:51 WIB
Budiman Sudjatmiko berikan keterangan usai bertemu dengan Prabowo Subianto (Suara.com/Novian)

Pengamat Politik Jhon Sitorus begitu menyoroti manuver politik yang dilakukan oleh Elite PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko. Pertemuan tersebut dicurigai dibekingi oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Meski politikus tersebut sudah menegaskan bahwa manuvernya ini adalah inisiatif pribadi, muncul kecurigaan bahwa ada persoalan lebih besar di belakang layar politik di Indonesia.

Jhon mengatakan bahwa tujuan menyatukan kelompok nasionalis memang sangat manis. Ia menyebut ide tersebut adalah sebuah pilihan rasional.

"Ide untuk menyatukan kelompok nasionalis memang lebih rasional ketimbang kembali memecah Ganjar dengan Prabowo," ungkitnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya pada Kamis (20/7).

Menurutnya ada misi yang dibawa sosok dari Budiman. Ia sepertinya ingin meneruskan persatuan atau koalisi yang telah dibangun oleh Presiden Jokowi. Taruhannya adalah masa depan dari Indonesia.

"Kerja sama ini tentu tak boleh putus lagi karena pilpres, tetapi tetap dijalin demi NKRI," jelasnya.

Ia mengatakan bukan tidak mungkin tiba-tiba ada koalisi antara PDI Perjuangan dengan Gerindra atapun duet Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto. Politik tak bisa ditentukan begitu saja.

"Mungkinkah ini strategi Jokowi? Termasuk hadirnya budiman ke Kartanegara? Politik selalu menghadirkan kejutan," tuturnya.

Baca Juga: Power Ketum Parpol Menurun Habis: Restu Jokowi Paling Diperebutkan Ganjar, Prabowo dan Anies

Load More