Pengamat Politik Jhon Sitorus begitu menyoroti manuver politik yang dilakukan oleh Elite PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko. Pertemuan tersebut dicurigai dibekingi oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Meski politikus tersebut sudah menegaskan bahwa manuvernya ini adalah inisiatif pribadi, muncul kecurigaan bahwa ada persoalan lebih besar di belakang layar politik di Indonesia.
Jhon mengatakan bahwa tujuan menyatukan kelompok nasionalis memang sangat manis. Ia menyebut ide tersebut adalah sebuah pilihan rasional.
"Ide untuk menyatukan kelompok nasionalis memang lebih rasional ketimbang kembali memecah Ganjar dengan Prabowo," ungkitnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya pada Kamis (20/7).
Menurutnya ada misi yang dibawa sosok dari Budiman. Ia sepertinya ingin meneruskan persatuan atau koalisi yang telah dibangun oleh Presiden Jokowi. Taruhannya adalah masa depan dari Indonesia.
"Kerja sama ini tentu tak boleh putus lagi karena pilpres, tetapi tetap dijalin demi NKRI," jelasnya.
Ia mengatakan bukan tidak mungkin tiba-tiba ada koalisi antara PDI Perjuangan dengan Gerindra atapun duet Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto. Politik tak bisa ditentukan begitu saja.
"Mungkinkah ini strategi Jokowi? Termasuk hadirnya budiman ke Kartanegara? Politik selalu menghadirkan kejutan," tuturnya.
Baca Juga: Power Ketum Parpol Menurun Habis: Restu Jokowi Paling Diperebutkan Ganjar, Prabowo dan Anies
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
-
Drama Korea More Than Friends: Lelah Menunggu Sampai Akhirnya Disambut
-
3 Pilihan Maskara Viva Cosmetics Mulai Rp43 Ribu, Bikin Bulu Mata Lentik dan Tahan Lama
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Apakah Hewan Kurban Boleh Betina? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Hancurnya Hati Suami Gerebek Istri Selingkuh, Anak yang Dibawa sampai Tendang Lemari
-
vivo S2 Bakal Hadir Lagi? Seri HP Mid-Range Legendaris Ini Dirumorkan Comeback pada 2026