Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief turun tangan melayani kritikan yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ini terkait dengan ucapan soal kampungan.
Ia mengatakan boleh saja pejabat negeri tersebut menilai pihaknya sebagai kelompok yang kampungan karena menyuarakan adanya penjegalan terhadap sosok dari Anies Baswedan. Namanya juga negara demokrasi.
Namun ia balik menegaskan bahwa meski kampungan, pihaknya bukanlah kubu yang dengan mudahnya menjual kekayaan alam negara dengan embel-embel kemajuan dari Indonesia.
"Kami memang kampungan, tapi gak menjual negara dengan murah atas nama kaum kekotaan menjual Pancasila untuk mengeruk kekayaan alam," tegasnya sepeti yang dilansir dari Twitter @Andiarief__, Senin (24/7).
Cuitannya ini bukan tanpa alasan, sejumlah kebijakan pemerintah terkait dengan investasi dinilai terlalu memanjakan pengusaha asing. Sejumlah masalah timbul belakangan ini, khususnya terkait dengan sektor pertambangan lewat kontroversi soal ekspor ilegal.
Sebelumnya, Luhut mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan melakukan penjegalan terhadap calon tertentu dalam Pilpres 2024. Ia menegaskan bahwa presiden adalah seseorang yang taat pada demokrasi.
"Presiden itu bukan seperti yang dibilang Agus Yudhoyono tadi. Enggak betul sama sekali itu, saya jamin kalau itu. Saya kan perwira, kalau itu saya jamin enggak ada, jadi enggak usah bikin bicara-bicara, kampungan itu menurut saya," kata Luhut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek