/
Senin, 31 Juli 2023 | 19:20 WIB
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll bertepuk tangan saat melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (30/7/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz

Manajemen Persija telah memancang target juara Liga Indonesia 2023/2024. Namun Pelatih Persija Thomas Doll punya pandangan lain. Pelatih berkebangsaan Jerman itu kini tidak memasang target tinggi. Ia beralasan banyak faktor yang membuat persiapan tim sebelum Liga 1 bergulir tidak berjalan sesuai rencana. Salah satunya tidak terpenuhinya jumlah kuota pemain asing.

“Soal target semua orang bisa mengatakan target. Tentu saja menyenangkan jika bisa menjadi juara. Tetapi anda harus juga bekerja untuk mencapainya. Persiapan kami tidak bagus, banyak pemain terlambat bergabung. Kami tidak punya enam pemain asing di skuad ini,”Kata Doll seperti dikutip dalam akun youtube @BOLASPORTCOM, kemarin.

Persoalan lainnya kata Doll yakni Persija mengalami krsisi penyerang.  Marko Simic  tengah mengalami cedera betis dan kini berada di Serbia untuk menemui dokter spesialis. Sementara Sandi Samosir yang merupakan anggota TNI Angkatan Udara harus pergi karena harus mengikuti kegiatan TNI.

“Kami tidak punya striker kedua. Sementara itu tim-tim lain punya striker asing. Itu sebabnya saya tidak puas dengan situasi yang ada. Saya harus jujur. Tetapi kami bekerja dan para pemain dapat memahami situasi ini,”Ujarnya.

Selain soal pemain asing dan striker, masalah cedera juga menjadi tantangan bagi Persija untuk bisa bersaing di musim ini. “Kami kehilangan Hansamu Yama yang cedera. Resky bermasalah dengan pergelangan kaki. Jadi sekarang situasinya tidak berpihak pada kami,”piungkasnya.

Tag

Load More