Pengamat Politik, Rocky Gerung buka suara terkait penggunaan kata bajingan tolol yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia mengatakan bahwa yang dikritiknya adalah kebijakan presiden dan bukan personal dari orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut.
"Jadi kata bajingan itu kalau dimasukkan di dalam etnolinguistik itu istilah yang bagus sebetulnya, istilah yang memperlihatkan ada keakraban. Makanya saya ucapkan saja, 'memang bajingan itu Presiden Jokowi'. Kan di dalam dalil itu suasana berdebat politik, bukan saya menghina dia," kata Rocky.
Namun klarifikasi ini rupanya tak memuaskan banyak pihak salah satunya adalah Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi. Ia mengatakan bahwa klarifikasi tersebut hanya buah kepanikan dari Rocky.
"Rocky Gerung panik, lalu tafsirkan kata bajingan panjang lebar, agar selamat dari hukum," ungkapnya seperti yang dilansir pada Rabu (2/8).
Lagipula menurutnya penggunaan kata tersebut sudah salah sejak awal, ia menganalogikannya dengan penggunaan kata tersebut dalam siklus dalam teman sepermainan yang tak mungkin untuk dilakukan oleh Rocky. Toh dia bukan teman dari Presiden Jokowi
"Kawan saya mengatakan kepada saya, “Dasar bajingan lu ted” ketika membahas kenakalan masa lalu. Reaksinya apa? Ya kita tertawa bersama," ungkapnya.
"Rocky bukan teman Jokowi dan tidak sedang bercanda bersama Jokowi membahas mengenai kebersamaan mereka saat nakal dulu," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP